CEPOSONLINE.COM, MERAUKE– Warga Kampung Rawasari, Distrik Malind, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, menyambut gembira pembangunan ruas jalan strategis yang dilakukan Pemerintah Provinsi Papua Selatan hingga menembus kampung mereka.
Ruas jalan tersebut menghubungkan Kantor Gubernur Papua Selatan di Salor menuju Kurik Harapan, Kurik Pasar (Kurik Kota), Rawasari, dan ditargetkan tersambung hingga Kampung Kumbe di muara Sungai Kumbe.
Apresiasi itu disampaikan warga saat Gubernur Papua Selatan, Apolo Safanpo, bersama rombongan meninjau progres pembangunan jalan pada Kamis (30/7/2026).
Salah seorang warga Kampung Rawasari, Ikhsan, mengaku bersyukur karena pembangunan jalan yang selama ini dinantikan akhirnya terwujud.
Ia mengatakan, meskipun Provinsi Papua Selatan baru berusia sekitar dua tahun, pemerintah provinsi telah menunjukkan komitmen membangun infrastruktur yang selama bertahun-tahun belum mendapat perhatian.
"Terima kasih kepada Bapak Gubernur. Kami berharap pembangunan jalan ini dapat selesai hingga Kampung Kumbe sesuai target pada akhir tahun 2026," ujarnya.
Hal senada disampaikan Rohayati. Menurutnya, pembangunan jalan tersebut menjadi jawaban atas penantian panjang masyarakat selama puluhan tahun.
Ia mengenang kondisi jalan yang sebelumnya rusak parah, berlumpur saat musim hujan, berdebu ketika musim kemarau, serta sering menyebabkan kendaraan warga mengalami kerusakan.
Dalam peninjauan tersebut, Gubernur Apolo didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Papua Selatan Ramses Kambuaya, Kepala Bidang Bina Marga Franky Lapian, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua Selatan.
Rombongan meninjau pembangunan ruas jalan yang menghubungkan Salor, Kurik Harapan, Kurik Pasar, Rawasari, Sumber Rejeki hingga Kampung Kumbe.
Gubernur Apolo mengatakan pembangunan fisik ruas jalan tersebut telah menunjukkan kemajuan yang signifikan.
"Ruas jalan ini akan kita selesaikan pada tahun 2026. Saat ini pembangunan jalan sudah mencapai progres 60 persen," katanya.
Ia berharap pembangunan dapat diselesaikan sesuai target sehingga pada Desember 2026 ruas jalan tersebut sudah tersambung hingga Kampung Kumbe, tepatnya di muara Sungai Kumbe.
Menurut Apolo, keberadaan jalan strategis ini diharapkan dapat memperlancar konektivitas antarwilayah, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di kawasan selatan Papua.(*)
Editor : Weny Firmansyah