Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Sebulan Gudang Farmasi Dipalang, Stok Obat di Sejumlah Puskesmas Mulai Menipis

Yulius Sulo • Jumat, 10 Juli 2026 | 12:07 WIB
dr. Nevil R. Muskita
(CEPOSONLINE.COM/SULO) 
dr. Nevil R. Muskita (CEPOSONLINE.COM/SULO) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Pemalangan gudang farmasi milik Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke yang telah berlangsung selama hampir satu bulan, sejak 15 Juni 2026, mulai berdampak terhadap pelayanan kesehatan. 


Sejumlah puskesmas di Kabupaten Merauke dilaporkan mulai mengalami penipisan stok obat akibat terhambatnya distribusi dari gudang farmasi.


Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Merauke dr. Nevile R. Muskita  mengakui kondisi tersebut. 


Menurutnya, distribusi obat belum dapat dilakukan secara normal selama akses menuju gudang farmasi masih tertutup.


"Terkait obat, kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan, pihak puskesmas, dan juga meminta bantuan Kementerian Kesehatan," kata Nevil ditemui Ceposonline.com, Jumat (10/7/2026). 


Ia menjelaskan, berbagai langkah telah ditempuh untuk mengatasi persoalan tersebut. Selain berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Papua Selatan, pihaknya juga menjalin komunikasi dengan pemerintah pusat agar kebutuhan obat di fasilitas pelayanan kesehatan tetap dapat terpenuhi sehingga pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.


Menanggapi usulan agar gudang farmasi dibuka sementara hanya untuk keperluan distribusi obat, ia menilai langkah tersebut bukan solusi yang tepat.

"Kalau mau dibuka, ya dibuka sekalian. Tidak setengah-setengah," tegasnya.


Ia menambahkan, persoalan pemalangan gudang farmasi yang dilakukan pemilik gak ulayat telah dilaporkan kepada pihak-pihak terkait. Apabila dalam waktu dekat belum ditemukan penyelesaian, Dinas Kesehatan akan meningkatkan koordinasi ke tingkat yang lebih tinggi, termasuk dengan Kementerian Kesehatan, guna mencari solusi atas persoalan tersebut.
Nevil  berharap persoalan tersebut segera diselesaikan agar distribusi obat kembali normal dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak semakin terganggu.


Sekadar diketahui, gudang Farmasi Dinkes Kabupaten Merauke berasa dalam areal Kantor Dinas Kesehatan Kabuparen Merauke di Lepro, Kelurahan Rimba Jaya Merauke yang Dipalang sejak 15 Juni 2026 sampai sekarang. (*)

Editor : Weny Firmansyah
#Ceposonline.com #Merauke Papua Selatan