Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Waspada, Akan Ada Demo Besar-besaran 

A
Penulis: Abdel Gamel Nasser❯
Aksi demo yang dilakukan sekelompok pemuda di Lingkaran Abepura beberapa waktu lalu. Dalam waktu dekan direncanakan akan ada demo besar yang diinisiasi oleh Komite Nasional Papua Barat. (Dok/CEPOSONLINE)
Aksi demo yang dilakukan sekelompok pemuda di Lingkaran Abepura beberapa waktu lalu. Dalam waktu dekan direncanakan akan ada demo besar yang diinisiasi oleh Komite Nasional Papua Barat. (Dok/CEPOSONLINE)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Aksi massa dalam skala besar direncanakan akan kembali turun ke jalan beberapa waktu ke depan. 

Gerakan ini diinisiasi oleh Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Demo dilakukan tak hanya sekali melainkan selama tiga bulan berturut-turut, dimulai Juli ini hingga September 2026.

 Ketua Umum KNPB Pusat, Agus Kossay dalam keterangan menegaskan demo dilakukan sebagai bentuk protes terhadap situasi yang sedang terjadi disejumlah daerah. 

Advertisement

Aksi ini mengusung isu 'Papua Zona Darurat Militer dan Kemanusiaan'.  "Kami menyampaikan pesan ini kepada pihak gereja, advokat, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), pemuda, mahasiswa, hingga seluruh rakyat Papua segera lakukan konsolidasi diri di mana pun berada, dari Sorong sampai Merauke," ujar Agus  dalam keterangannya.

Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa eskalasi gerakan ini tidak hanya akan berpusat di tanah Papua. KNPB tengah merancang jaringan koordinasi agar gaung protes ini menjadi gerakan serentak yang memicu aksi nasional di wilayah Indonesia lainnya, bahkan hingga menembus jaringan diplomasi internasional. 

Saat ini, Ketua KNPB Papua itu mengaku, konsolidasi internal diklaim sudah berjalan dan akan terus diperluas secara lebih masif dalam beberapa minggu ke depan.

Advertisement

Fokus utama yang mendasari rencana aksi jangka panjang ini adalah kebuntuan penyelesaian konflik dan krisis kemanusiaan di tanah Papua. 

"KNPB menegaskan bahwa selama pelanggaran kemanusiaan masih terus terjadi dan tindakan kekerasan militer terus berjalan di West Papua, kami akan terus melakukan perlawanan tanpa kekerasan (non-violence resistance)," tutup Agus. (*)

Advertisement
Editor : Elfira Halifa

Artikel Terkait

Narkoba Tak Ditemukan, Tapi Ada Temuan Ini Saat Razia Lapas Abepura

Narkoba Tak Ditemukan, Tapi Ada Temuan Ini Saat Razia Lapas Abepura

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Papua menggelar razia gabungan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura, Rabu

Dikunjungi DPR, Warga Pasang Muka Malas

Dikunjungi DPR, Warga Pasang Muka Malas

Ada situasi menarik dari  reses yang dilakukan salah satu anggota DPR Papua, Albert Merauje di Kelurahan Abepantai, Distrik Abepura. Warga m

Abisai Rollo: Jangan Samakan Tugu Pendidikan Abepura dengan Bundaran HI Jakarta

Abisai Rollo: Jangan Samakan Tugu Pendidikan Abepura dengan Bundaran HI Jakarta

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, menegaskan bahwa Tugu Pendidikan yang berada di kawasan Lingkaran Abepura memiliki makna dan nilai yan

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer