Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Dukung PSN Ketahanan Pangan di Merauke, Pemerintah Pusat Kucurkan Bantuan Pertanian Rp1,3 Triliun

Yulius Sulo • Sabtu, 4 Juli 2026 | 20:25 WIB
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menyerahkan bantuan Pertanian secara simbolis kepada kelompok tani di Merauke, Sabtu (4/7/2026) 

(CEPOSONLINE.COM/SULO) 
Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman menyerahkan bantuan Pertanian secara simbolis kepada kelompok tani di Merauke, Sabtu (4/7/2026)  (CEPOSONLINE.COM/SULO) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE– Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian Republik Indonesia menggelontorkan bantuan sektor pertanian senilai Rp1,3 triliun untuk Kabupaten Merauke, Provinsi Papua Selatan. Bantuan tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap pelaksanaan Program Strategis Nasional (PSN) di bidang ketahanan pangan yang tengah dikembangkan di wilayah paling timur Indonesia itu.

 

 

Bantuan secara simbolis diserahkan Menteri Pertanian RI, saat menghadiri pencanangan tanam serentak pada program cetak sawah baru rakyat seluas 1.654 hektare di Kampung Waninggap Kai, Distrik Semangga, Kabupaten Merauke, Sabtu (4/7/2026).

 

 

Menteri Amran mengatakan, besarnya nilai bantuan yang diberikan menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjadikan Merauke sebagai salah satu lumbung pangan nasional. Menurutnya, pengembangan pertanian di Merauke tidak hanya berorientasi pada perluasan lahan, tetapi juga didukung dengan mekanisasi serta penerapan teknologi pertanian modern.

 

 

"Pada tahun 2026 ini bantuan yang dikucurkan untuk Merauke mencapai sekitar Rp1,3 triliun. Ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk mempercepat pengembangan pertanian modern sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional," kata Amran.

 

 

Bantuan yang disalurkan mencakup berbagai sarana dan prasarana produksi pertanian, mulai dari alat dan mesin pertanian (alsintan), pupuk, pestisida hingga benih. Seluruh bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan serta mempercepat proses budidaya pertanian di Merauke.

 

 

Adapun bantuan yang diberikan meliputi 122 unit combine harvester, 810 unit traktor roda dua, 477 unit traktor roda empat, 12 unit drone berkapasitas besar, 1.188 unit pompa air, 12 unit power thresher, pupuk sebanyak tiga juta kilogram, pestisida sebanyak 36.229 kilogram, serta bantuan bibit kelapa untuk mendukung pengembangan komoditas perkebunan.

 

 

Menurut Amran, penggunaan alsintan dan teknologi modern menjadi kunci dalam meningkatkan produktivitas pertanian di Merauke. Bahkan, teknologi yang digunakan petani di daerah tersebut kini telah setara dengan negara-negara maju.

 

 

"Kami ingin putra-putri Merauke mampu menguasai teknologi pertanian modern. Sekarang sudah menggunakan traktor, drone, rice transplanter, combine harvester hingga mesin pengering gabah. Teknologi yang digunakan sudah sejajar dengan negara-negara maju," ujarnya.

 

 

Ia menambahkan, pemerintah juga terus mendorong peningkatan Indeks Pertanaman (IP) agar petani dapat menanam lebih dari dua kali dalam setahun. Dengan dukungan irigasi, alsintan, benih unggul serta pendampingan dari pemerintah, produktivitas padi di Merauke diyakini akan terus meningkat.

 

 

Selain meningkatkan produksi pangan nasional, program tersebut juga diharapkan mampu mendongkrak kesejahteraan petani. Amran menyebut sejumlah petani di Merauke kini telah merasakan peningkatan pendapatan yang signifikan seiring meningkatnya hasil produksi.

 

 

Program cetak sawah baru yang dipadukan dengan bantuan alsintan dan teknologi modern menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Merauke dinilai memiliki potensi lahan yang sangat besar sehingga diproyeksikan menjadi salah satu sentra produksi beras nasional untuk memenuhi kebutuhan pangan Indonesia pada masa mendatang.

 

 

Pemerintah berharap seluruh bantuan yang telah disalurkan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani sehingga mampu mempercepat terwujudnya pertanian modern, meningkatkan produktivitas, sekaligus memperkuat posisi Merauke sebagai kawasan strategis pengembangan pangan nasional.(*)

.

Editor : Weny Firmansyah
#Ceposonline.com #proyek strastegis nasional