Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Masyarakat Bersama Pelajar Mahasiswa Intan Jaya Gelar Aksi Damai Di Sugapa, Suarakan “ Intan Jaya Krisis Kemanusiaan dan Darurat Militer” 

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯
Ratusan masyarakat Intan Jaya berkumpul di Pasar Yokatapa, Kota Sugapa dan menggelar aksi demonstrasi Sabtu  (3/6/2026)(CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
Ratusan masyarakat Intan Jaya berkumpul di Pasar Yokatapa, Kota Sugapa dan menggelar aksi demonstrasi Sabtu  (3/6/2026) (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, NABIRE -Ratusan masyarakat Intan Jaya bersama  Gerakan Pelajar Mahasiswa Intan Jaya (GPMIJ) menggelar aksi damai di Lapangan Yokatapa, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Sabtu (4/7/2026).


Aksi tersebut digelar untuk menyuarakan berbagai tuntutan terkait situasi kemanusiaan di Intan Jaya, sekaligus menyambut rencana kedatangan tim advokasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia ke daerah tersebut.


Dari data yang dihimpun media ini, massa mulai berkumpul sejak pagi sekira pukul 08.00 WIT di kawasan Pasar Yokatapa.

Advertisement


 Dari titik tersebut, massa melakukan long march mengelilingi Kota Sugapa dengan melintasi Mapolsek Sugapa, menuju arah Wandoga, kemudian berputar di pertigaan dan kembali ke Lapangan Yokatapa sebagai titik akhir aksi.


Sepanjang aksi, massa membentangkan spanduk bertuliskan "Intan Jaya Krisis Kemanusiaan" dan "Intan Jaya Darurat Militer". Mereka juga membawa sejumlah pamflet berisi tuntutan serta foto-foto warga sipil yang menjadi korban dalam berbagai insiden kekerasan di Intan Jaya. 


Pamflet tersebut dibawa sebagai bentuk solidaritas kepada para korban sekaligus seruan agar kasus-kasus yang menimpa warga sipil mendapat perhatian serius dan diusut hingga tuntas.

Advertisement


Setibanya di Lapangan Yokatapa, massa melanjutkan aksi dengan menyampaikan orasi secara bergantian. Dalam orasi tersebut, mereka mendesak agar berbagai kasus penembakan terhadap warga sipil di Intan Jaya diusut secara menyeluruh. 


Mereka juga meminta adanya perlindungan terhadap masyarakat sipil yang terdampak konflik bersenjata serta penegakan hukum terhadap setiap dugaan pelanggaran hak asasi manusia yang terjadi di wilayah tersebut.


Kedatangan massa ke Lapangan Yokatapa juga bertujuan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada tim Komnas HAM yang dijadwalkan tiba di Intan Jaya.


Perwakilan GPMIJ menyatakan dokumen berisi tuntutan masyarakat akan diserahkan kepada tim tersebut sebagai bentuk harapan agar berbagai persoalan kemanusiaan yang terjadi di Intan Jaya mendapat perhatian dan tindak lanjut.

Advertisement
Editor : Weny Firmansyah

Artikel Terkait

Ibunya Gugur Tertembak, Bayi dalam Kandungannya Tak Tertolong Meski Sempat Dioperasi di RSUD Intan Jaya

Ibunya Gugur Tertembak, Bayi dalam Kandungannya Tak Tertolong Meski Sempat Dioperasi di RSUD Intan Jaya

Dalam hitungan jam setelah ibunya meninggal akibat ditembak, seorang bayi yang masih berada di dalam kandungan masih sempat diperjuangkan untuk hidup. Tim medis di RSUD Intan Jaya melakukan operasi sebagai upaya terakhir

Ratusan Warga Intan Jaya Arak Jenazah Ibu Hamil dan Bayinya yang Meninggal dalam Kontak Tembak

Ratusan Warga Intan Jaya Arak Jenazah Ibu Hamil dan Bayinya yang Meninggal dalam Kontak Tembak

Suasana duka menyelimuti Kota Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Pegunungan, Jumat (3/7/2026).

Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Intan Jaya, Ini Rekam Jejak Aksinya

Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Intan Jaya, Ini Rekam Jejak Aksinya

Personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 menangkap seorang pemuda berinisial EK (18) di Kampung Bilogai, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer