Komnas HAM Papua Turun ke Intan Jaya, GPMI-R dan Masyarakat Desak Investigasi Dugaan Pelanggaran HAM serta Penarikan Pasukan Non-Organik

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Kunjungan tim Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Papua ke Kabupaten Intan Jaya dimanfaatkan oleh Gerakan Pelajar, Mahasiswa, dan Rakyat Intan Jaya (GPMRI) bersama masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait situasi keamanan dan kemanusiaan yang terjadi di daerah tersebut.
Dalam aksi damai yang digelar pada Sabtu (4/7/2026), massa mendesak pemerintah segera mengusut berbagai dugaan pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang terjadi selama konflik bersenjata di Intan Jaya.
Mereka juga meminta pemerintah pusat menarik pasukan TNI-Polri non-organik dari wilayah tersebut sebagai bagian dari upaya menciptakan rasa aman bagi masyarakat sipil.
Dalam dokumen pernyataan sikap bertajuk "Intan Jaya Darurat Militer dan Krisis Kemanusiaan Demi Kepentingan Investasi", GPMRI menilai konflik bersenjata yang berlangsung sejak 2019 telah berkembang menjadi krisis kemanusiaan yang berdampak luas terhadap masyarakat sipil.



