Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Pemprov Papua Selatan-Poltek Kemenkes  Yogyakarta  Seleksi Penerima Beasiswa Unggul Jalur Mandiri

Yulius Sulo • Senin, 18 Mei 2026 | 13:21 WIB
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan Ignas Babaga dan Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Yogyakarta saat pembukaan seleksi penerima beasiswa unggul jalur mandiri ke  Politeknik Kesehatan Kemenkes Yogjakarta program studi Keperawatan  Anestesiologi, Senin (18/5/2026) 
(Sulo/Ceposonline.com)    
Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo bersama Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan Ignas Babaga dan Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Yogyakarta saat pembukaan seleksi penerima beasiswa unggul jalur mandiri ke  Politeknik Kesehatan Kemenkes Yogjakarta program studi Keperawatan  Anestesiologi, Senin (18/5/2026)  (Sulo/Ceposonline.com)    

CEPOSONLINE.COM,  MERAUKE- Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia khususnya bagi orang asli Papua di bidang Kesehatan,  Pemerintah Provinsi Papua Selatan bekerja sama dengan Politeknik Kesehatan Kemenkes Yogyakarta melakukan seleksi penerimaan beasiswa unggul jalur mandiri  jurusan Anestesiologi, di SMP YPK Merauke, Senin (18/5/2026).    
 
Seleksi tersebut diikuti 32 lulusan SMA-SMK dari 4 kabupaten yakni Merauke, Mappi, Asmat dan Kabupaten Boven Digoel. 

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo saat membuka seleksi  tersebut  mengatakan, seleksi ini dilakukan untuk jurusan keperawatan program studi Anestesiologi. 

‘’Kita harapkan kerja sama Pemerintah Provinsi Papua Selatan dengan Politeknik Kemenkes Yogjakarta ini dapat membantu Pemerintah dan masyarakat Papua Selatan dalam menyediakan tenaga anestesi baik di rumah sakit provinsi, kabupaten, puskesmas, pustu, klinik maupun pelayanan Kesehatan lainnya yang membutuhkan  tenaga anestesi,’’ kata Gubernur Apolo Safanpo. 

Di Papua Selatan, ungkap Gubernur Apolo Safanpo, tenaga  anestesi masih sangat kurang, sehingga kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di Indonesia dilakukan, salah satunya  dengan Politeknik Kesehatan Yogjakarta khususnya untuk program  studi Anestesialogi. 

Karena itu, kepada para peserta seleksi tersebut, Gubernur Apolo meminta lewat seleksi  ini mereka mampu  bersaing untuk  bisa mendapatkan beasiswa yang disediakan  oleh Pemerintah Provinsi Papua Selatan lewat dana Otsus Papua. 

‘’Bulan depan, kita juga akan melakukan seleksi beasiswa untuk Universitas  Negeri Sebelas Maret di Solo dan sejumlah perguruan tinggi lainnya yang telah kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Papua Selatan,’’ kata Apolo Safanpo. 

Sementara itu,   Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Yogjakarta, Irwanto, menjelaskan, kerja sama yang dilakukan ini merupakan yang kedua kalinya setelah di tahun 2024 lalu sebanyak 6 anak-anak asli Papua dari  Selatan Papua masuk ke  Politeknik Kesehatan Kemenkes Jogjakarta dan  dari keenam  mahasiswa yang kini berada di semester enam tersebut semuanya berprestasi. 

Irwanto mengungkapkan, dari 38 Politeknik Kesehatan Kemenkes seluruh Indonesia, Politeknik Kesehatan Kemenkes Yogyakarta merupakan satu-satunya yang mengelola program studi Anestesi. Sehingga, untuk masuk ke program studi tersebut sangat ketat.   

‘’Kami  mengelola 6 jurusan, dimana pada tahun 2025 lalu, jumlah yang mendaftar sebanyak 23.000 calon mahasisawa dan yang diterima hanya lebih dari 1.400 orang. Sangat ketat. Dan paling ketat adalah keperawatan Anestesiologi  ini,’’ tandasnya. (*)

Editor : Agung Trihandono
#Apolo Safanpo #Beasiswa Unggul Papua #Ceposonline.com #PAPUA SELATAN