Pemprov Papua Salurkan Bantuan Alat dan Rumah Produksi untuk Kelompok Tani Hutan di Sarmi
Elfira Halifa• Jumat, 15 Mei 2026 | 15:58 WIB
Gubernur Papua, Matius D Fakhiri saat menyerahkan bantuan kepada kelompok tani hutan di Kabupaten Sarmi, Jumat (15/5/2026). Hal ini untuk mendukung penguatan ekonomi masyarakat berbasis kehutanan dan potensi lokal. (Ceposonline.com/Humas Pemprov).
CEPOSONLINE.COM, SARMI-Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menyerahkan bantuan kepada dua kelompok tani hutan di Kabupaten Sarmi guna mendukung penguatan ekonomi masyarakat berbasis kehutanan dan potensi lokal.
Bantuan diserahkan di Kantor Unit Dinas Kehutanan Kabupaten Sarmi, Jumat (15/5/2026), kepada Kelompok Tani Hutan Holmafen Permai dan Kelompok Tani Hutan Fasi Kampung Niwerawar, Distrik Pantai Barat.
Kelompok Tani Hutan Holmafen Permai menerima bantuan berupa dua unit mesin babat rumput, lima buah dodos, dua unit hands sprayer, tiga rol paranet, dan 10 pasang sepatu boat.
Sementara Kelompok Tani Hutan Fasi mendapat bantuan satu unit rumah produksi hasil hutan bukan kayu (HHBK) rotan beserta peralatan pendukung kerja seperti parang, genset, dan gerobak.
Fakhiri menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten agar pembangunan ekonomi di Sarmi dapat berjalan optimal.
“Kami berharap implementasi kolaborasi antara visi nasional, provinsi dan kabupaten bisa sejalan untuk mendorong kesejahteraan di Sarmi,” katanya.
Ia menilai Kabupaten Sarmi memiliki potensi besar untuk berkembang karena didukung sektor pertanian, perkebunan, perikanan hingga pertambangan.
“Saya sangat yakin jika tata kelola pemerintahan berjalan baik dan dikendalikan secara ketat serta produktif akan membawa Sarmi melompat jauh dan berkembang,” ujarnya.
Menurutnya, posisi geografis Sarmi sangat strategis karena dapat diakses melalui jalur darat, laut, maupun udara sehingga berpotensi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru di Papua.
Ia juga meminta seluruh program kehutanan di daerah tetap berkoordinasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Papua agar tidak terkendala persoalan status kawasan hutan.
“Saya minta Kadis Kehutanan provinsi untuk industri kehutanan itu ada di Sarmi. Jadi apapun hasil kayu itu jangan dibawa keluar tapi semua dikelola di sini,” tegasnya.
Sambungnya, pembangunan yang merata di seluruh kabupaten akan memperkuat fondasi ekonomi Papua mulai dari kampung hingga perkotaan.
Sekadar diketahui, penyerahan bantuan dihadiri Bupati Sarmi, Dominggus Catue, didampingi Wakil Bupati Sarmi, Jumriati beserta seluruh jajaran OPD dan kelompok tani hutan. (*)