Ini Penyebab Dana Operasional SPPG Tak Kunjung Cair

Weny Firmansyah • Dipublikasikan Selasa, 27 Oktober 2026 | 04:32 WIB
Kepala BGN saat berada di salah satu dapur SPPG (Instagram @badangizinasional)
Kepala BGN saat berada di salah satu dapur SPPG (Instagram @badangizinasional)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Badan Gizi Nasional (BGN) melalui akun Instagram reminya menyampaikan penyebab di balik tidak cairnya dana operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).  


Mengutip radarbogor.jawapos.com dari akun Instagram @badangizinasional, ada beberapa hal perlu diperhatikan oleh SPPG, mulai dari kewajiban melaporkan pengguanaan dana harian melalui SIGN, kesesuain data penerima, hingga kedisiplinan dalam mengelola dan operasional. 


Oleh karena itu, setiap SPPG harus memastkan pengelolaan dana dilakukan secara tertib, transfaran, dan sesuai ketentuan supaya penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada penerima manfaat bisa berjalan dengan lancar. 


Lantas, apa saja faktor yang menyebabkan dana tersebut tidak cair? Berikut penjelasannya. 

 

*2 Penyebab Dana Operasional SPPG Tidak Cair*

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya ada dua penyebab dana tersebut tidak cair, yaitu sebagai berikut:


*Tidak Melaporkan Penggunaan Dana Harian*


Setiap SPPG wajib untuk melaporkan penggunaan dana harian melalui Sistem Informasi Pemenuhan Gizi Nasional (SIPGN) sebagai bentuk pertanggungjawaban dan transparansi penggunaan dana. 


Oleh karena itu, jika SPPG tidak melaporkan dana harian tersebut, maka BGN tidak akan mecairkan dana operasional yang seharusnya mereka dapatkan. 


*Penyaluran MBG Tidak Sesuai Data*


Dana SPPG juga tidak cair ketika dapur pemenuhan gizi tidak menyalurkan MBG tidak sesuai dengan data dalam surat penetapan penerima manfaat sementara II. 


Maka dari itu, SPPG harus menyalurkan MBG sesuai data yang dicantumkan pada surat tersebut sebagai bentuk transparansi kepada Badan Gizi Nasional. 

 

Kebijakan ini diambil oleh BGN mengingat SPPG bisa mengalami kehabisan dana jika ketidakdisiplinan dalam mengelola dana operasional kerena menyebabkan dana habis sebelum estimasi waktu yang telah terhitung.(*)

Editor : AdminDua
BGN Mbg