Prabowo: Tak Perlu Kerahkan Rakyat Hanya untuk Sambut Saya

Elfira Halifa • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 04:19 WIB
Presiden Prabowo Subianto. (Youtube Setpres) 
Presiden Prabowo Subianto. (Youtube Setpres) 

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Presiden Prabowo Subianto, meminta para gubernur dan bupati tidak mengerahkan masyarakat secara khusus untuk menyambut setiap kunjungan kerjanya ke daerah.

Prabowo menyampaikan permintaan tersebut karena merasa prihatin melihat warga harus menunggu berjam-jam di bawah terik matahari hanya untuk menyambut kedatangannya.

Pesan itu disampaikan Prabowo saat memberikan sambutan dalam acara Akad Massal KPR Sejahtera melalui skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

“Sekali lagi saya mohon kepada para gubernur dan bupati, kalau saya datang tidak perlu mengerahkan rakyat hanya untuk menyambut saya,” kata Prabowo, sebagaimana dilansir dari JawaPos.com.

Menurut Prabowo, dirinya justru menikmati kunjungan kerja ke berbagai daerah karena dapat bertemu langsung dengan masyarakat dan melihat antusiasme warga.

Namun, ia mengaku tidak tega apabila masyarakat harus berdiri atau menunggu dalam waktu lama hanya karena diminta hadir menyambut rombongan pemerintah.

“Saya kasihan dia nunggu berjam-jam di panas itu, saya yang kasihan. Santai-santai saja,” ujarnya.

Prabowo menegaskan, penyambutan bukan hal utama dalam setiap kunjungan kerja presiden. 

Menurutnya, yang lebih penting adalah memastikan pemerintah pusat dan daerah bekerja maksimal memenuhi kebutuhan masyarakat.

Ia meminta seluruh jajaran pemerintahan mengutamakan kepentingan rakyat dan bangsa melalui pelaksanaan program yang memberikan hasil nyata.

“Yang penting kita bekerja untuk rakyat. Itu yang penting,” tegasnya.

Prabowo mengatakan masyarakat dapat menilai kesungguhan pemerintah melalui hasil kerja yang dirasakan secara langsung.

“Saya yakin, rakyat tahu pemerintah yang ini sekarang bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat Indonesia. Kita tidak ada kepentingan lain,” pungkasnya. (*)

Editor : Elfira Halifa
Prabowo Subianto