CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Presiden Prabowo Subianto mengajak seluruh kekuatan politik di Indonesia mengakhiri persaingan setelah pemilihan umum dan kembali bersatu membangun bangsa.
Menurutnya, kompetisi politik merupakan bagian dari demokrasi, tetapi setelah hasil pemilu ditetapkan, seluruh pihak harus mengutamakan kepentingan rakyat di atas kepentingan kelompok.
Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) 2026 di Indonesia Arena, Jakarta, Minggu (12/7/2026).
Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa dirinya selalu menerima hasil pemilu dengan sikap legawa, termasuk ketika pernah mengalami kekalahan dalam kontestasi politik.
"Saya datang, saya hormat, saya kasih selamat. Bersaing itu baik. Pertandingan itu baik. Sepak bola ada pertandingan, satu harus menang. Kalau satu kalah, masa wasitnya mau digebukin?" ucap Prabowo, sebagaimana dikutip dari Pikiran-Rakyat.com, Senin (13/7/2026).
Pada kesempatan itu, Prabowo juga melontarkan candaan kepada Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat sekaligus Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.
Ia mengingat kembali dinamika politik menjelang Pemilu Presiden 2024 ketika Cak Imin sempat meninggalkan koalisinya dan maju sebagai calon wakil presiden mendampingi Anies Baswedan.
Namun, setelah Pilpres usai dan Prabowo terpilih sebagai Presiden, Cak Imin kembali bergabung dalam pemerintahan dan menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih.
"Dulu bersama saya, habis itu tidak bersama saya. Tapi tidak ada masalah, karena dalam hati beliau juga ingin yang terbaik untuk Indonesia. Dan sekarang beliau bersama saya untuk Indonesia," kata Prabowo.
Pernyataan tersebut disambut tepuk tangan para peserta yang hadir.
Prabowo menegaskan bahwa perbedaan pilihan politik tidak boleh menjadi alasan untuk terus bermusuhan.
Menurutnya, seluruh elemen bangsa merupakan bagian dari satu keluarga besar yang memiliki tanggung jawab bersama membangun Indonesia.
"Kita ini satu bangsa, satu nusa, satu bahasa. Kita ini satu keluarga. Kita bersaing, habis itu bersatu, bekerja untuk seluruh rakyat. Inilah bangsa Indonesia," ujarnya.
Ia menilai rekonsiliasi politik setelah pemilu merupakan kekuatan demokrasi Indonesia yang harus terus dipelihara.
Selain mengajak seluruh kekuatan politik bersatu, Prabowo juga menegaskan pemerintah tetap terbuka terhadap kritik yang bersifat membangun.
Meski demikian, ia mengingatkan agar kritik tidak sekadar menjadi sikap sinis tanpa disertai keinginan untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan.
"Kalau tidak setuju dan tidak mau bekerja, ya silakan melihat saja. Tetapi kami menerima kritik. Kritik itu bagus karena menjadi koreksi dan pengingat bagi pemerintah," katanya.
Prabowo berharap seluruh elemen bangsa dapat mengedepankan semangat persatuan dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, sehingga energi bangsa tidak lagi dihabiskan untuk konflik politik, melainkan diarahkan bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat. (*)
Editor : Elfira Halifa