Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Iran Resmi Tutup Selat Hormuz, AS Langsung Balas dengan Serangan Militer Baru

W
Ilustrasi Selat Hormuz. (GEMINI AI)
Ilustrasi Selat Hormuz. (GEMINI AI)


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA - Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat kembali meningkat setelah Teheran mengumumkan penutupan Selat Hormuz mulai Minggu (12/7) hingga waktu yang belum ditentukan.

Keputusan itu diambil menyusul insiden penembakan terhadap sebuah kapal yang dituduh melintasi jalur pelayaran tanpa izin, yang kemudian dibalas Washington dengan serangan militer terbaru ke target-target Iran.

Penutupan Selat Hormuz menjadi eskalasi paling serius dalam konflik kedua negara dan berpotensi mengguncang pasar energi global. Jalur laut strategis tersebut selama ini menjadi lintasan sekitar 20 persen perdagangan minyak mentah dan gas alam cair (LNG) dunia.

Advertisement


Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan pihaknya menghentikan sebuah kapal setelah kapal tersebut mengabaikan instruksi berulang untuk menggunakan koridor pelayaran yang telah ditetapkan.

"Setelah insiden ini... Selat Hormuz akan ditutup hingga pemberitahuan lebih lanjut dan hingga berakhirnya intervensi Amerika di kawasan ini. Tidak ada kapal yang akan diizinkan melintas," demikian pernyataan Garda Revolusi yang dikutip kantor berita resmi IRNA.


AS Sebut Iran Serang Kapal Sipil, Trump Perintahkan Serangan Balasan

Advertisement

Iran menyebut tindakan terhadap kapal tersebut hanya berupa 'tembakan peringatan'. Namun, militer Amerika Serikat memberikan versi berbeda.

Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) menuduh Iran melakukan serangan terhadap kapal kontainer berbendera Siprus yang sedang melintasi Selat Hormuz.

 

Menurut CENTCOM, satu awak kapal dilaporkan hilang, sementara kapal mengalami kebakaran dan kerusakan pada ruang mesin hingga tidak dapat beroperasi.

Advertisement
Editor : Weny Firmansyah

Artikel Terkait

Eskalasi Konflik di Selat Hormuz Berpotensi Picu Lonjakan Harga Minyak, APBN Indonesia Terancam Tertekan

Eskalasi Konflik di Selat Hormuz Berpotensi Picu Lonjakan Harga Minyak, APBN Indonesia Terancam Tertekan

Meningkatnya tensi geopolitik di kawasan Selat Hormuz kembali memicu kekhawatiran terhadap stabilitas pasokan energi dunia. Jalur pelayaran yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan minyak global itu dinilai memiliki

Konflik AS-Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Mentah Dunia Melonjak

Konflik AS-Iran Kembali Memanas, Harga Minyak Mentah Dunia Melonjak

Harga minyak mentah dunia kembali naik pada perdagangan Rabu (8/7/2026) akibat konflik antara Amerika Serikat dan Iran kembali memanas, di tengah meja perundingan perdamaian perang.

Iran Rilis Daftar Delegasi Penghormatan Ali Khamenei, Mengapa Nama Indonesia Tak Tercantum?

Iran Rilis Daftar Delegasi Penghormatan Ali Khamenei, Mengapa Nama Indonesia Tak Tercantum?

Nama Indonesia tidak tercantum dalam daftar negara yang disebut mengirimkan delegasi resmi untuk menghadiri upacara penghormatan terakhir Pemimpin Tertinggi Iran, Grand Ayatollah Ali Khamenei.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer