Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Prabowo Ungkap Temuan Cadangan Emas dan Mineral Sangat Besar di Pegunungan Papua

Elfira Halifa • Jumat, 10 Juli 2026 | 02:55 WIB
Ilustrasi. (AI)
Ilustrasi. (AI)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan bahwa  Indonesia menemukan cadangan emas dan mineral dalam jumlah sangat besar di wilayah pegunungan Papua.

Temuan tersebut merupakan hasil ekspedisi ilmiah yang dilakukan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) bersama sejumlah perguruan tinggi dengan dukungan TNI.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan Program Mandatori Biodiesel B50 di Karawang, Jawa Barat, Kamis (9/7/2026).

Presiden mengatakan laporan mengenai penemuan tersebut baru diterimanya beberapa jam sebelum menghadiri acara peluncuran biodiesel B50.

Menurutnya, ekspedisi ilmiah yang melakukan penelitian di pegunungan Papua bahkan baru berlangsung sekitar dua hingga tiga pekan.

"Saya juga baru dapat laporan, baru beberapa jam, ekspedisi ilmiah kita baru bekerja kalau tidak salah baru berjalan dua atau tiga minggu di pegunungan Papua," kata Prabowo, sebagaiman dilansir dari Kompas.com, Jumat (10/7/2026).

Ia menjelaskan, tim peneliti dari BRIN bersama sejumlah universitas berhasil mengidentifikasi potensi cadangan emas dan berbagai mineral strategis yang nilainya sangat besar.

Selama proses penelitian, tim ilmuwan mendapat dukungan pengamanan dan pendampingan dari TNI.

"Tim dari BRIN dengan beberapa universitas dibantu TNI menemukan cadangan emas dan cadangan mineral-mineral yang sangat besar," ujarnya.

Selain mengungkap temuan di Papua, Prabowo juga menyinggung potensi energi nasional yang terus bertambah.

Ia menyebut Indonesia belum lama ini menemukan ladang gas berkapasitas besar di kawasan Andaman. Di samping itu, potensi energi di Blok Masela, Maluku, serta kawasan Natuna juga menjadi modal penting bagi upaya memperkuat ketahanan energi nasional.

"Baru saja kita menemukan ladang gas sangat besar di Andaman," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden menegaskan bahwa peluncuran Program Mandatori Biodiesel B50 merupakan langkah strategis menuju kemandirian energi Indonesia. 

Menurutnya, keberhasilan memanfaatkan sumber daya alam menjadi energi merupakan bukti bahwa Indonesia mampu mengolah kekayaannya sendiri untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.

"Ini bukan sekadar pencapaian teknologi. Ini adalah bukti bahwa Indonesia mampu memanfaatkan kekayaan alamnya sendiri untuk kepentingan rakyatnya sendiri," ujar Prabowo.

Pada kesempatan yang sama, Prabowo secara resmi meluncurkan Program Mandatori Biodiesel B50. Dengan kebijakan tersebut, Indonesia menjadi negara pertama di dunia yang menerapkan penggunaan biodiesel dengan campuran 50 persen secara nasional.

"Saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan bangga meresmikan Program Mandatori Biodiesel B50," ucapnya. (*)

Editor : Elfira Halifa
#papua #emas #Prabowo Subianto