Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengapa Penjara Boven Digoel Belum Dikelola Pemprov? Ternyata Ini Penyebabnya

Y
Penulis: Yulius Sulo❯
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan Marthen Rummar bersama para pemateri saat menutup bimtek pembinaan Sanggar Seni yang diikuti empat kabupaten cakupan Papua Selatan, Kamis (9/7/2026).(CEPOSONLINE.COM/SULO).
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan Marthen Rummar bersama para pemateri saat menutup bimtek pembinaan Sanggar Seni yang diikuti empat kabupaten cakupan Papua Selatan, Kamis (9/7/2026).(CEPOSONLINE.COM/SULO).

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE - Pemerintah Provinsi Papua Selatan masih menunggu proses penyerahan aset kompleks bersejarah Penjara Boven Digoel dari Pemerintah Kabupaten Boven Digoel agar pengelolaannya dapat dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Papua Selatan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Papua Selatan, Marthen Rummar, saat menutup kegiatan Bimbingan Teknis Pembinaan Sanggar Seni yang diikuti peserta dari empat kabupaten di wilayah Papua Selatan, Kamis (9/7/2026).

Marthen mengatakan, aset Penjara Boven Digoel telah ditetapkan sebagai salah satu cagar budaya.

Advertisement

Namun hingga kini pengelolaannya belum dapat dilakukan oleh Pemerintah Provinsi karena masih menunggu proses penyerahan aset dari Pemerintah Kabupaten Boven Digoel.

"Ketika proses penyerahan aset Boven Digoel ke provinsi selesai, maka pengelolaannya akan diambil alih oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Papua Selatan”

“Setelah itu baru kami dapat melaksanakan berbagai program, termasuk pelatihan dan pengembangan kawasan cagar budaya," ujarnya.

Advertisement

Menurutnya, selama ini salah satu kendala yang dihadapi adalah status kepemilikan aset yang belum berada di bawah kewenangan Pemerintah Provinsi sehingga sejumlah program pengembangan belum dapat dilaksanakan secara maksimal.

Selain menyiapkan pengelolaan aset cagar budaya, Disdikbud Papua Selatan juga telah menyusun sejumlah agenda kebudayaan sepanjang tahun 2026. 

Salah satunya adalah Pakemon, kegiatan kebudayaan di Kabupaten Asmat yang direncanakan dihadiri Menteri Kebudayaan Republik Indonesia.

Dalam agenda tersebut juga akan dilakukan penyerahan penghargaan di bidang kebudayaan kepada Pemerintah Provinsi Papua Selatan yang akan diterima oleh Gubernur Papua Selatan.

Advertisement

Artikel Terkait

Teror di Jalanan, Sopir Truk di Mimika Minta Perlindungan Polisi

Teror di Jalanan, Sopir Truk di Mimika Minta Perlindungan Polisi

Ratusan sopir truk mendatangi Kantor Kepolisian Sektor (Polsek) Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Kamis (5/11/2026).

Mudik Natal Lewat Laut, PELNI Siapkan Empat Kapal dari Biak

Mudik Natal Lewat Laut, PELNI Siapkan Empat Kapal dari Biak

PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) Cabang Biak menyiapkan empat armada kapal penumpang untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan

Pembunuh Penjaga Sekolah di Merauke Teridentifikasi, Polisi Buru Pelaku

Pembunuh Penjaga Sekolah di Merauke Teridentifikasi, Polisi Buru Pelaku

Penyidikan kasus pembunuhan Kayus Yeimoa (46), penjaga sekolah SMP YPPGI Geradus Adi Merauke, terus berkembang.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer