Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Kocak, Dirujak Netizen Postingan Ucapan Terimakasih Akun BGN Dihapus 

Abdel Gamel Naser • Kamis, 4 Juni 2026 | 10:29 WIB
Postingan tiga ucapan kepada tiga pimpinan BGN yang sempat terposting namun akhirnya dihapus oleh admin.
Postingan tiga ucapan kepada tiga pimpinan BGN yang sempat terposting namun akhirnya dihapus oleh admin.

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA - Akun media sosial Badan Gizi Nasional Republik Indonesia mendadak menghapus postingan ucapan terimakasih atas dedikasi yang sudah dilakukan tiga pucuk pimpinan mereka.

Ketiganya adalah Dadan Hindayana, Letjend TNI (Purn) Lodewyk Pusung dan Irjend Pol (Purn) Sony Sonjaya. Alih-alih mendapat respon positif, postingan justru "dirujak" ribuan netizen.  

Bagaimana tidak, ketiganya kini berstatus tersangka dugaan korupsi dan telah ditahan di Rutan Salemba. Postingan ini pagi harinya juga sudah menguap alias dihapus diganti dengan ucapan terimakasih kepada pimpinan BGN yang baru.  

Tak sedikit yang menghujat dengan mengatakan bahwa ketiga orang tersebut tidak layak diapresiasi. Pasalnya pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) terkesan dipaksakan. Banyak menyerap anggaran namun capaian tidak maksimal bahkan tak sedikit yang keracunan.

Postingan ucapan terimakasih ini diteruskan lebih dari 10 ribu kali dan dikomentari 19 ribu lebih. "Mending dihapus deh kak, gak ada positifnya sama sekali tiga orang ini. Sudah jadi tersangka juga sekarang," tulis Salsa dalam kolom komentar.  

Dadan sendiri ditangkap usai pulang dari Makkah. Disana ia bertemu 1000 lebih pelajar dan mahasiswa yang menurutnya juga menginginkan adanya MBG. "Nanti saya kembali (ke Indonesia) lalu akan saya laporkan ke presiden," ujar Dadan menanggapi keinginan MBG di Arab Saudi dalam videonya. 

Dadan Cs ditangkap tim kejagung dan tak lama ditetapkan sebagai tersangka. Ketiganya diduga melakukan praktek jual beli titik SPPG dan dalam setiap hari mengalir uang miliaran ke yayasan yang disebutkan tak jelas dan bermasalah. (*)

Editor : Abdel Gamel Naser
#Badan Gizi Nasional (BGN) #Ceposonline.com