Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ini Modus Dadan Cs Korupsi Dana MBG Hingga Nikmati Insentif Miliaran Per Hari

Y
Penulis: Yohanes Palen❯
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana resmi ditahan Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Foto:JawaPos.com)
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana resmi ditahan Kejaksaan Agung, Jakarta, Rabu (3/6/2026). (Foto:JawaPos.com)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Kejaksaan Agung (Kejagung) mengungkap modus dugaan korupsi dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyeret mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, bersama dua mantan wakilnya, Sonny Sonjaya dan Lodewyk Pusung.

Dalam perkara ini, para tersangka diduga membentuk dan mengendalikan sejumlah yayasan yang kemudian ditunjuk sebagai mitra pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk menjalankan program MBG. 

Melalui yayasan-yayasan tersebut, para tersangka diduga memperoleh insentif hingga miliaran rupiah setiap hari.

Advertisement

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Syarief Sulaeman Nahdi mengatakan, Dadan memiliki yayasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk mengelola dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Jadi, secara aturan program MBG seharusnya dikelola oleh yayasan yang memenuhi persyaratan dan berada di lingkungan sekolah. Namun dalam praktiknya, sejumlah yayasan yang ditunjuk justru diduga terafiliasi dengan pejabat maupun pegawai BGN,"ungkap Syarif dalam konferensi pers di Kejaksan Agung, Rabu (3/6/2026).

Syarif menjelaskan, Yayasan yang ditunjuk sebagai mitra SPPG merupakan yayasan yang dijadikan sarana untuk kejahatan dan terafiliasi dengan pejabat atau pegawai BGN yang tidak memenuhi syarat menjadi mitra SPPG.

Advertisement

"Meski tidak memenuhi syarat, yayasan-yayasan tersebut tetap lolos menjadi mitra karena adanya pengaturan dalam proses verifikasi pada portal mitra BGN,"jelasnya.

Adapun penunjukan dilakukan berdasarkan atensi dan arahan dari Dadan bersama dua tersangka lainnya.

Kejagung mengungkap, yayasan-yayasan tersebut menggunakan nama pihak lain, namun secara faktual masih memiliki keterkaitan dengan para tersangka.

“Yang dimaksud afiliasi di sini adalah afiliasi orang per orang secara hukum. Ada konflik kepentingan di situ,”kata Syarief.

Advertisement
Editor : Yohanes Palen

Artikel Terkait

Ini Penyebab Dana Operasional SPPG Tak Kunjung Cair

Ini Penyebab Dana Operasional SPPG Tak Kunjung Cair

Badan Gizi Nasional (BGN) melalui akun Instagram reminya menyampaikan penyebab di balik tidak cairnya dana operasional Satuan Pelayanan

Prabowo Akui MBG Banyak Kekurangan, 2.600 Orang Diperiksa

Prabowo Akui MBG Banyak Kekurangan, 2.600 Orang Diperiksa

Presiden Prabowo Subianto mengakui pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) masih diwarnai berbagai kekurangan.

Poltracking: Bansos dan MBG dongkrak kepuasan publik terhadap Presiden

Poltracking: Bansos dan MBG dongkrak kepuasan publik terhadap Presiden

Lembaga survei Poltracking Indonesia mencatat penyaluran bantuan sosial yang tepat sasaran hingga program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendong

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer