Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Supriyanto Ridwan, mengaku pihaknya telah menerima informasi tentang kecelakaan roda empat yang terperosok ke dalam sungai pada 9 Desember 2020 sekitar pukul 17.30 WIT. “Saat menerima laporan, kami langsung meresponnya,’’ katanya, Jumat (11/12).
Dikatakan, Erwan yang merupakan pelapor menceritakan kronologis kejadian. Dimana sebuah mobil Avanza terperosok ke dalam Sungai Mandom Distrik Ulilin Kabupaten Merauke. Kecelakaan tersebut terjadi pada hari yang sama pelaporan, yakni sekitar pukul 08.15 WIT.
Dalam kendaraan naas tersebut, terdapat tiga orang penumpang yaitu Rodi (laki-laki 34 tahun), Hani Nurhayati (perempuan 29 tahun), Hani Sumawati seorang bocah perempuan 4 tahun yang menurut pelapor adalah satu keluarga. “Tujuan mereka adalah ke daerah Alfasera, pada saat melewati jalan dekat jembatan Sungai Mandom, kendaraan oleng dikarenakan kondisi jalan licin sehingga menyebabkan mobil tersebut terperosok ke dalam sungai,” katanya.
Kantor SAR Merauke langsung mempersiapkan tim untuk diberangkatkan menuju lokasi, dan pada pukul 17.55 WIT tim bergerak menuju lokasi. Dikatakan, Rodi dan Hani Nurhayati ditemukan selamat oleh masyarakat setempat, namun Hani sukmawati tidak ditemukan di sekitar lokasi kejadian dan hingga berita ini ditulis pencarian masih terus dilakukan terhadap korban
Meski mobil Avansa yang terjun ke sungai telah berhasil dievakuasi dengan menggunakan alat berat, namun belum ditemukan tanda-tanda keberadaan korban. Dikatakan, unsur yang terlibat dalam pencarian ini terdiri dari Kantor Sar Merauke, Polsek Muting, Puskesmas Muting, Koramil, Perusahaan PT. Bio Inti Agrindo, dan masyarakat setempat. “Sarana yang digunakan yaitu truck personel, rescue car Dmax, perahu karet, peralatan selam, peralatan medis, pakaian Covid 19, Hp satelit, dan peralatan sar pendukung lainnya.”tambahnya. (ulo/tri) Editor : Administrator