Hilang Tiga Hari, Tukang Ojek di Mimika Ditemukan Tewas Terkubur di Hutan

Wahyu Welerubun • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 15:56 WIB
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi penemuan jenazah sebelum dievakuasi menuju ke RSUD Mimika. (Ceposonline.com/Polres Mimika).
Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi penemuan jenazah sebelum dievakuasi menuju ke RSUD Mimika. (Ceposonline.com/Polres Mimika).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Pengusutan kasus hilangnya seorang pengemudi ojek berinisial SM berakhir tragis. Setelah menghilang selama tiga hari, pria tersebut ditemukan tewas mengenaskan dan diduga dikuburkan di kawasan hutan sekitar Kali Wania, SP 3, Kelurahan Karang Senang, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (27/7/2026).

​Penemuan jasad ini bermula dari kepanikan pihak keluarga yang mencari keberadaan korban lantaran tak kunjung pulang ke rumah sejak beberapa hari terakhir. Informasi pencarian itu memicu penyisiran mandiri oleh rekan-rekan sesama pengemudi ojek bersama aparat keamanan.

Menerima laporan penemuan mayat, tim gabungan dari Polres Mimika dipimpin Kabag Ops Kompol Hendri A. Korwa, Kapolsek Kuala Kencana AKP Djemi Reinhard, dan Kapolsek Kwamki Narama Iptu Yusak Sawaki langsung meluncur ke lokasi untuk menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).

Rejang Barikade dan Bau Menyengat

​Proses penemuan jasad korban diwarnai kejanggalan sejak awal penelusuran. Salah seorang rekan korban yang ikut dalam tim pencari menceritakan detil detik-detik penyisiran di dalam rimba Kali Wania.

​“Tadi kita masuk sama-sama anggota Polsek Kuala ke hutan ini. Kita temukan ada pohon yang dipalang di jalan. Saat masuk lebih jauh, kita mulai mencium bau tidak sedap,” ujarnya di lokasi kejadian.

Berpatokan pada aroma menyengat tersebut, pencarian berlanjut hingga ke sebuah titik mencurigakan. Korban ditemukan sudah tak bernyawa di balik tumpukan tanah yang sengaja dibuat untuk menutupi tubuhnya.

​Di sekitar gundukan tanah tempat korban terkubur, petunjuk pidana mulai terkuak. Tim di lapangan menemukan sebuah sekop yang diduga kuat digunakan untuk menggali lubang, serta sisa-sisa bekas pembakaran. 

Tak jauh dari TKP—sekitar 100 meter—sepeda motor milik korban ditemukan terparkir di semak-semak.

Polisi Dalami Indikasi Pembunuhan

​Rentetan temuan barang bukti mulai dari blokade jalan, sekop, bekas pembakaran, hingga upaya penguburan jasad menguatkan dugaan bahwa SM merupakan korban tindak pidana pembunuhan berencana.

​Hingga saat ini, penyidik Kepolisian Resor Mimika masih bekerja keras mengungkap tabir di balik kematian SM. 

Petugas tengah mengumpulkan bukti-bukti materiil, menyisir jejak pelaku, serta memeriksa sejumah saksi kunci dari pihak keluarga maupun rekan profesi korban.

Jenazah SM telah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika untuk menjalani autopsi dan identifikasi medis guna memastikan penyebab pasti kematiannya. 

Polisi berjanji akan mengusut tuntas insiden ini dan mengejar pihak yang bertanggung jawab atas tewasnya pengemudi ojek tersebut. (*)

Editor : Agung Trihandono
tukang ojek Tewas mimika Ceposonline.com