Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Bupati Keerom Salurkan Alokasi Dana Desa Rp 8,5 Miliar untuk 24 Kampung

E
Penulis: Erianto Pasae❯
 Bupati Keerom, Piter Gusbager saat menyerahkan Alokasi Dana Desa di Gedung Pramuka, Arso, Jumat (24/7/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).
 Bupati Keerom, Piter Gusbager saat menyerahkan Alokasi Dana Desa di Gedung Pramuka, Arso, Jumat (24/7/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Bupati Keerom, Piter Gusbager, secara resmi menyerahkan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap pertama kepada sejumlah kepala kampung.

 Penyerahan dana tersebut dilaksanakan di Gedung Pramuka, wilayah Arso, pada hari Jumat (24/7/2026).

Dalam penyerahan tahap pertama ini, Pemerintah Kabupaten Keerom menyalurkan total dana sebesar Rp 8,5 miliar yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Advertisement

Dana tersebut diberikan kepada 24 kampung dari total 91 kampung yang berada di wilayah Kabupaten Keerom.

Bupati Gusbager menyatakan bahwa penyaluran ADD ini merupakan bentuk dukungan langsung dari pemerintah daerah untuk mengoptimalkan pelayanan masyarakat di tingkat kampung.

“Ini komitmen saya untuk mendukung pelayanan kepada kampung-kampung,” ungkap Bupati Gusbager kepada Cenderawasih Pos.

Advertisement

Bagi kampung-kampung yang belum menerima alokasi dana pada tahap ini, Bupati meminta agar para kepala kampung segera menyelesaikan seluruh persyaratan administrasi yang dibutuhkan.

Ia menegaskan bahwa pencairan dana akan langsung diproses apabila dokumen administrasi seperti Surat Pertanggungjawaban (SPJ) dan registrasi lainnya telah diselesaikan.

“Untuk itu kepada yang belum menerima hari ini segera menyelesaikan administrasinya, lebih cepat lebih baik. Mau cepat terima duitnya, lebih cepat proses registrasinya, SPJ-nya, dan lain-lain,” ujarnya.

Selain ADD tahap pertama, Bupati juga menyampaikan rencana penyaluran Dana Desa (DD) tahap kedua dalam waktu dekat. Penerimaan DD tahap kedua ini nantinya akan menjadi syarat wajib bagi kampung-kampung untuk dapat mencairkan ADD tahap kedua.

Advertisement

Artikel Terkait

Di Usia Senja, Petani Kopi Siriwo Matias Bunai Menanam Kopi untuk Warisan Anak Cucu

Di Usia Senja, Petani Kopi Siriwo Matias Bunai Menanam Kopi untuk Warisan Anak Cucu

Di usianya yang semakin senja, Matias Bunai masih memiliki semangat untuk terus bekerja dan menanam. 

IDAPS Ditantang Cetak Kader Dosen dan Pemimpin 

IDAPS Ditantang Cetak Kader Dosen dan Pemimpin 

Staf Ahli Gubernur Papua Selatan Bidang Otsus, Soleman Jambormias, menantang pengurus Ikatan Dosen Asli Papua Selatan (IDAPS) periode 2026–2

Telusuri Sejarah Papua, Perpustakaan Uncen Punya Koleksi Ekslusif Milik Van Ball

Telusuri Sejarah Papua, Perpustakaan Uncen Punya Koleksi Ekslusif Milik Van Ball

Di tengah arus transformasi digital yang serba cepat, di mana informasi dapat diakses dalam hitungan detik melalui gawai, sebuah tantangan b

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer