Diduga Dibunuh, SeorangTukang Ojek di Mimika Ditemukan dengan Sejumlah Luka Sabetan Sajam

Wahyu Welerubun • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 10:29 WIB
Jenazah korban saat dievakuasi dari dalam parit oleh aparat kepolisian. (Foto: CEPOSONLINE.COM/POLRES MIMIKA). 
Jenazah korban saat dievakuasi dari dalam parit oleh aparat kepolisian. (Foto: CEPOSONLINE.COM/POLRES MIMIKA). 

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Seorang tukang ojek berinisial SK (31) ditemukan tewas mengenaskan di parit Lorong Amungsa Indah, samping Jembatan Waker, Kelurahan Pasar Sentral, Distrik Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Sabtu dini hari, 25 Juli 2026. 

Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak, menyebut korban diduga menjadi korban pembunuhan oleh penumpangnya sendiri.

Jenazah korban ditemukan sekitar pukul 01.30 WIT dengan sejumlah luka bekas sabetan senjata tajam. Polisi menemukan luka potong di bagian wajah, bahu kanan, tangan kiri, serta jari telunjuk kanan korban.

"Korban diketahui berinisial S.K (31). Pencarian kemudian dilanjutkan oleh personel Satreskrim hingga pada sekitar pukul 01.30 WIT korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tergeletak di Parit Lorong Amungsa Indah dengan kondisi luka yang terlihat sekilas yaitu luka potong pada wajah, Luka potong pada jari telunjuk kanan, Luka potong bagian bahu atau tangan atas kanan dan luka potong di tangan bawah sebelah kiri,” jelas Kapolres. 

Peristiwa ini bermula saat korban dan rekannya sesama tukang ojek, PA (38), mengangkut penumpang dari depan Bakso Primadona di Jalan Charitas, SP 2, menuju lorong dekat gereja Jembatan Waker. Di tengah perjalanan, PA melihat sepeda motor korban mendadak terjatuh.

Melihat kejadian itu, PA berputar arah untuk menolong. Namun, ia justru mendapat serangan dari komplotan yang diduga penumpang korban. PA sempat memberikan perlawanan sebelum akhirnya berhasil meloloskan diri.

“Setelah itu Saksi melaporkan Kejadian tersebut di Mako Pelayanan Polres Mimika dan di respons langsung oleh Personil Piket,” kata Kapolres.

Menerima laporan tersebut, tim gabungan dari Satreskrim, Satintelkam, Sat Samapta, Batalyon B Satbrimob, Sie Propam, dan Tim Inafis Polres Mimika yang dipimpin langsung oleh Kapolres bergerak menuju lokasi kejadian. 

Saat menyisir area sekitar, polisi awalnya menemukan sepeda motor Honda Beat serta dompet berisi identitas milik korban, sebelum akhirnya menemukan jasad SK di dalam parit.

Usai olah TKP, Tim Inafis mengevakuasi jenazah ke RSUD Kabupaten Mimika untuk visum dan pemeriksaan medis lebih lanjut. 

Hingga kini, Satreskrim Polres Mimika masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengejar para pelaku dan mengungkap motif di balik dugaan pembunuhan tersebut. (*)

Editor : Weny Firmansyah
mimika Ceposonline.com