Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

61 ASN Papua Tengah Ikuti Uji Sertifikasi PBJ dan PPK Tipe C

T
Penulis: Theresia F. Tekege❯
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Papua Tengah, Tumiran membuka Uji Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Level 1 dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tipe C di SMA Negeri 1 NABIRE. (CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMPROV)
Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Papua Tengah, Tumiran membuka Uji Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Level 1 dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tipe C di SMA Negeri 1 NABIRE. (CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMPROV)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, NABIRE – Pemerintah Provinsi Papua Tengah terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) aparatur di bidang pengadaan barang dan jasa. 

Salah satu upaya yang dilakukan adalah menggelar Uji Sertifikasi Kompetensi Pengadaan Barang/Jasa (PBJ) Level 1 dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tipe C yang diikuti 61 aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di Laboratorium Komputer SMA Negeri 1 Nabire, Jumat (24/7/2026).

Kegiatan yang diselenggarakan Biro Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah Provinsi Papua Tengah itu berlangsung selama dua hari, 24–25 Juli 2026. Sebanyak 47 peserta mengikuti Uji Kompetensi PBJ Level 1, sedangkan 14 peserta lainnya mengikuti Uji Kompetensi PPK Tipe C.

Advertisement

Dalam sambutan Gubernur Papua Tengah yang dibacakannya, Tumiran menyampaikan apresiasi kepada Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) bersama Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setda Provinsi Papua Tengah yang telah bersinergi menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kapasitas serta profesionalisme aparatur di bidang pengadaan barang dan jasa pemerintah,” kata Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Papua Tengah, Tumiran, saat membacakan sambutan Gubernur Papua Tengah.

Menurutnya, peningkatan kompetensi aparatur menjadi kebutuhan penting bagi Papua Tengah sebagai daerah otonom baru yang masih memerlukan sumber daya manusia pengadaan yang kompeten dalam jumlah memadai.

Advertisement

“Kita membutuhkan aparatur yang tidak hanya memahami peraturan, tetapi juga mampu melaksanakan pengadaan secara profesional, transparan, efektif, efisien, akuntabel, dan berintegritas. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi melalui sertifikasi merupakan langkah yang penting dan strategis,” ujarnya.

Tumiran mengatakan, sertifikasi bukan sekadar menjadi syarat administrasi, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar dalam menjalankan proses pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Kompetensi yang diperoleh, lanjutnya, harus diwujudkan melalui pelaksanaan pengadaan yang berkualitas, tepat sasaran, tepat waktu, taat terhadap ketentuan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Keberhasilan pengadaan barang dan jasa tidak hanya diukur dari terserapnya anggaran. Keberhasilan juga ditentukan oleh kualitas hasil pekerjaan, manfaat yang dirasakan masyarakat, ketepatan pelaksanaan, serta integritas seluruh pihak yang terlibat,” ucapnya.

Advertisement
Editor : Weny Firmansyah

Artikel Terkait

Perjuangkan Aspirasi Rakyat hingga Nasional, Senator Eka Kristina Yeimo Raih Indonesia Future Figure

Perjuangkan Aspirasi Rakyat hingga Nasional, Senator Eka Kristina Yeimo Raih Indonesia Future Figure

Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Tengah, Eka Kristina Yeimo Murib, meraih

Dua Tahun Berkarya, DPR Papua Tengah Fokus Perkuat Legislasi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Dua Tahun Berkarya, DPR Papua Tengah Fokus Perkuat Legislasi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Genap dua tahun menjalankan tugas sejak dilantik pada 2024, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah terus memperkuat komitmennya

Resmi Dilantik, Ketum PSSI Papua Tengah Tancap Gas Benahi Sepak Bola

Resmi Dilantik, Ketum PSSI Papua Tengah Tancap Gas Benahi Sepak Bola

Baru saja dikukuhkan sebagai Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Papua Tengah, Deinas Geley, langsung memasang target.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer