CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 mencatat perkembangan signifikan dalam mengusut kasus pembakaran pesawat PK-RCY milik PT Associated Mission Aviation (AMA) dan pembunuhan pilot Kapten Nicholas F. Goselin.
Aksi kekerasan tersebut terjadi di Lapangan Terbang Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, pada Kamis, 2 Juli 2026.
Kasatgas Humas Ops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. Yusuf Sutejo, menyatakan tim penyidik telah menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) sejak Sabtu, 4 Juli 2026.
Petugas langsung mensterilisasi area untuk mengumpulkan barang bukti, mendokumentasikan kerusakan, serta membuat sketsa rekonstruksi kejadian.
Di lokasi, pesawat jenis Pilatus PC-6/B2-H4 Turbo Porter itu ditemukan hangus terbakar hingga 90 persen.
Kerusakan paling parah berada di tengah badan pesawat yang masih menghadap ke arah landasan pacu (runway).
Polisi menyita serpihan bodi, kawat ban pesawat, serta satu butir selongsong peluru kaliber 5,56 mm.
Tak jauh dari bandara, petugas menemukan sebuah rumah tradisional (honai) yang diduga kuat sebagai markas Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Pada honai tersebut, terdapat papan nama bertuliskan "MARKAS KOMANDO DAERAH MILITER TPNPB KODAP 7 BALINGGAMA".
Di tempat ini, polisi menyita berbagai atribut militer, senjata angin, sangkur, parang, kamera, serta kartu identitas keanggotaan TPNPB.
Berdasarkan analisis dokumen, barang bukti elektronik, dan pemeriksaan saksi, serangan ini didalangi oleh KKB Kompi Bakusip Kodap XVI Yahukimo pimpinan Maromi Balingga yang diperkirakan beranggotakan 15 orang.
“Berdasarkan hasil penyelidikan yang terus berkembang, penyelidik mengindikasikan bahwa aksi pembakaran pesawat dan pembunuhan pilot dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Kompi Basukip Kodal XVI Yahukimo yang dipimpin oleh MB,” jelas Kombes Pol Yusuf Sutejo dalam konferensi pers, Rabu (8/7/2026).
Polisi kini telah mengidentifikasi tujuh orang yang diduga terlibat langsung, yaitu MB alias A, LS, DA, NS, KN, SP, dan KB.
Menariknya, sebelum insiden ini terjadi, masyarakat Distrik Balinggama sebenarnya sudah tegas menolak keberadaan KKB pimpinan Maromi Balingga demi menjaga kedamaian wilayah mereka.
Sementara itu, Kasatgas Gakkum Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol. I Gusti Gde Era Adhinata, menambahkan bahwa pemeriksaan saksi dilakukan di dua tempat, yaitu di Yahukimo dan Wamena. Salah satu saksi membenarkan posisi markas KKB tersebut berada di sekitar TKP.
"Dan kita melakukan penyelidikan dan kita temukan salah satu markas, dan kita sudah geledah, ditemukanlah kartu-kartu TPN-OPB, ya, beberapa kartu dengan nama-nama yang akan kita nanti lakukan penyelidikan," jelas KBP I Gusti.
Petugas juga menemukan proyektil 5,56 mm yang identik dengan senjata yang kerap dipamerkan kelompok tersebut di media sosial.
Sejauh ini, sekitar 7 saksi telah diperiksa, termasuk saksi di Jayapura yang mengetahui proses penerbangan pesawat tersebut.
"Dan kemarin kita sudah melakukan gelar perkara. Untuk menetapkan tersangka, ya kita sebagai penyidik perlu melakukan tindakan gelar perkara. Dan dari hasil gelar perkara tersebut, kita sudah membuat Daftar Pencarian Orang (DPO). Ada 7 yang kita tetapkan sebagai tersangka dan kita sudah menciptakan, membuat DPO-nya," ungkapnya.
Ketujuh tersangka dibidik dengan pasal pembunuhan dan kejahatan penerbangan, dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.
Satgas Operasi Damai Cartenz menegaskan akan terus mengejar para pelaku dan memperketat pengamanan objek vital di Papua.
(*)
Editor : Lucky Ireeuw