Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pemkot Jayapura Jadi Daerah Pertama Serahkan Raperda APBD 2025, Raih Apresiasi Pemprov Papua

Y
Penulis: Yohanes Palen❯
Plt.Sekda Kota Jayapura, Muchils Karim didampingi Kepala BPKAD Kota Jayapura, Dessy Wanggai saat berbincang santai dengan Kepala BPKAD Provinsi Papua, Rusdianto Abu. (CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMKOT).
Plt.Sekda Kota Jayapura, Muchils Karim didampingi Kepala BPKAD Kota Jayapura, Dessy Wanggai saat berbincang santai dengan Kepala BPKAD Provinsi Papua, Rusdianto Abu. (CEPOSONLINE.COM/HUMAS PEMKOT).


Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Pemerintah Kota Jayapura bersama Pemprov Papua kini melakukan rapat evaluasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kota Jayapura dan Raperda Wali Kota Jayapura tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025.

Adapun rapat tersebut digelar di ruang rapat Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Papua, Selasa (7/7/2026).

Rapat tersebut dihadiri Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Jayapura, Muchils Karim didampingi Kepala BPKAD Kota Jayapura, Dessy Wanggai, bersama jajaran tim pengelola keuangan daerah.

Advertisement

Plt. Sekda Kota Jayapura, Mucklis mengatakan, penyampaian dokumen Raperda Pertanggungjawaban APBD merupakan kewajiban konstitusional pemerintah daerah sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah.

Menurutnya, dokumen tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kota Jayapura dalam menerapkan prinsip akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah yang sebelumnya telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

"Kota Jayapura sebagai pintu gerbang sekaligus ibu kota Provinsi Papua terus berkomitmen menghadirkan tata kelola keuangan yang sehat, tertib aturan, serta berorientasi pada hasil nyata bagi masyarakat Port Numbay,"ucap Muklis Karim.

Advertisement

Ia menjelaskan, evaluasi yang dilakukan Pemerintah Provinsi Papua menjadi momentum penting bagi Pemkot Jayapura untuk memperoleh masukan, koreksi, dan arahan dalam menyempurnakan kualitas pelaksanaan APBD.

Karena itu, ia berharap tim evaluator dapat mengkaji secara menyeluruh mulai dari instrumen pendapatan, realisasi belanja daerah hingga pembiayaan sehingga hasil evaluasi dapat menjadi dasar perbaikan, efisiensi program, sinkronisasi kebijakan, serta peningkatan pelayanan publik.

Muclis Karim juga menginstruksikan seluruh jajaran BPKAD Kota Jayapura agar bersikap proaktif, terbuka, dan kooperatif selama proses evaluasi berlangsung.

"Setiap rekomendasi harus dicatat dengan baik agar dokumen Raperda ini segera dapat difinalisasi menjadi Peraturan Daerah sebagai landasan keberlanjutan pembangunan Kota Jayapura," tegasnya.

Advertisement

Artikel Terkait

Wali Kota Tegaskan Program Pemerintah Kampung Harus direalisasikan secara optimal

Wali Kota Tegaskan Program Pemerintah Kampung Harus direalisasikan secara optimal

Abisai meminta seluruh kepala kampung agar memastikan setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan benar-benar menjawab kebutuhan masyaraka

Monev Triwulan III Warning Terakhir, ABR: 2027 Ada Wajah Baru !

Monev Triwulan III Warning Terakhir, ABR: 2027 Ada Wajah Baru !

Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, S.H., M.H., memberikan peringatan tegas kepada seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di l

Rustan Saru Naik Pitam, Temukan Kemasan Plastik di Monev OPD: Hal Sepele Saja Tidak Dipatuhi!

Rustan Saru Naik Pitam, Temukan Kemasan Plastik di Monev OPD: Hal Sepele Saja Tidak Dipatuhi!

Wakil Wali Kota Jayapura, Dr. Ir. H. Rustan Saru, M.M., naik pitam saat menemukan kemasan air mineral berbahan plastik dalam penyediaan maka

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer