
CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kabupaten Mimika mendata sebanyak 93 lokasi yang disiapkan untuk pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah di wilayah tersebut.
Sebagian besar titik pelaporan telah merampungkan penunjukan imam dan khatib guna mencegah tumpang tindih jadwal.
Ketua PHBI Kabupaten Mimika, Joko Prianto, menyatakan pemetaan lokasi ini mencakup wilayah pesisir pantai hingga kawasan dataran tinggi Tembagapura.
Pertemuan lintas organisasi keagamaan telah digelar untuk mematangkan kesiapan teknis tersebut.
Adapun organisasi yang terlibat dalam pertemuan lintas organisasi itu diantaranya adalah ketua-ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Mubalig, Khatib, MUI, DMI, PHBI, BKPRMI, hingga Baznas.
Menurut Joko, dari total 93 titik yang terdaftar, hanya tersisa dua hingga tiga lokasi yang masih memerlukan konfirmasi akhir dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) setempat.
“Jangan sampai nanti kami sudah menyusun, ternyata DKM juga sudah menyusun khatib dan imam sendiri. Jadi semuanya harus dikonfirmasi supaya tidak terjadi tumpang tindih,” kata Joko, Senin (25/5/2026).
Selain masalah teknis, PHBI juga mengimbau para khatib untuk fokus pada materi ceramah yang menjaga stabilitas keamanan dan keharmonisan antarumat beragama di Timika, di samping mendorong semangat berkurban.
Terkait dengan logistik hari raya, Joko mengungkapkan bahwa tahun ini PHBI belum terlibat langsung dalam penyaluran hewan kurban bantuan dari pemerintah pusat maupun daerah.
Kendati demikian, koordinasi ke depan akan dialihkan ke lembaga tersebut. “Bupati sudah menyampaikan kepada saya bahwa ke depan PHBI akan diamanahkan untuk melaksanakan pembagian dan distribusi hewan kurban bantuan Presiden, Gubernur, dan Bupati,” tutupnya. (*)
Editor : Agung Trihandono