Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Aparat Gabungan Razia Pasar Sentral Timika, Peredaran Sopi dan Senjata Tajam Jadi Ancaman

Wahyu Welerubun • Rabu, 29 April 2026 | 12:26 WIB
 Suasana razia yang berlangsung di Pasar Sentral Timika, Selasa 28 April2026. (Foto: Istimewa).
 Suasana razia yang berlangsung di Pasar Sentral Timika, Selasa 28 April2026. (Foto: Istimewa).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA — Suasana tegang menyelimuti Pasar Sentral Timika saat Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mimika bersama aparat kepolisian menggelar operasi penertiban mendadak.


Langkah tegas ini diambil sebagai respons cepat atas meningkatnya gangguan keamanan yang dipicu oleh peredaran minuman keras lokal jenis sopi di area pasar.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Perdagangan Disperindag Mimika, Matius Way, menyatakan bahwa operasi ini merupakan jawaban atas keluhan pedagang mengenai maraknya aksi pencurian dan perkelahian.

"Pagi hari ini Ada sekelompok anak-anak yang mabuk di lokasi Pasar atau di kuliner sehingga Kapospol sudah bertindakan dengan teman-teman tadi sudah menangkap pelakunya Sudah di Bawa ke polsek," ujar Matius Way saat diwawancarai di ruang kerjanya, Rabu (29/4/2026).

​Dalam penyisiran hingga ke area belakang pasar, petugas menemukan barang bukti minuman terlarang yang disembunyikan.

"Kami sudah temukan 10 bungkus sopi ditempat dan 10 bungkus sudah terjual. Kami bawa Datang di pos dan sekarang sudah dibawa Ke polsek Mimika Baru(Miru)," jelasnya menambahkan.

Situasi sempat memanas ketika seorang pelaku mencoba menyerang petugas dengan senjata tajam saat akan diamankan.

Kapospol Pasar Sentral, Aiptu Doni Wayoi, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut hampir memakan korban jiwa dari pihak kepolisian.

"Saat kami tegur, mereka dalam keadaan mabuk, mereka sudah punya persiapan dengan parang pisau. Itu yang terjadi tadi pagi, mereka sempat mau potong petugas, untung tidak kena, kalau kena pasti lewat," tegas Doni Wayoi saat ditemui di lokasi berbeda.

Area pasar kuliner diidentifikasi sebagai titik panas tempat berkumpulnya kelompok pemuda untuk mengonsumsi miras sebelum melakukan tindakan kriminal.

"Jadi Pasar Kuliner di depan ini, ini mereka punya titik kumpul. Mereka beli sopi, mereka datang duduk minum di Pasar Kuliner sini," kata Doni.

Meskipun distribusi sopi dilakukan secara sembunyi-sembunyi, aparat berkomitmen untuk terus mengejar rantai pasokannya demi menjamin keamanan publik.

Operasi ini diharapkan mampu memulihkan ketertiban di Pasar Sentral Timika agar aktivitas ekonomi warga dapat berjalan tanpa bayang-bayang intimidasi dan kekerasan.

(*)

Editor : Lucky Ireeuw
#mimika #Ceposonline.com