CEPOSONLINE.COM, MIMIKA - Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Mimika, Marthen Tappi Malissa meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih memperketat pengawasan proyek fisik guna meminimalisir temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terkait selisih volume pekerjaan dan kelebihan bayar.
Marthen menegaskan bahwa pada dasarnya setiap temuan harus segera diselesaikan berdasarkan rekomendasi yang dikeluarkan.
Sebab pada saat audit beberapa waktu lalu, BPK lebih fokus pada laporan belanja keuangan Organisasi Perangkat Daerah.
Yang mana, menurutnya dari hasil audit terdapat beberapa temuan administrasi seperti kekurangan volume pada kegiatan yang tidak sesuai.
"Sebenarnya itu bukan temuan, bukan juga penyalahgunaan anggaran, namun ada kesalahan administrasi seperti kekurangan volume terhadap suatu pekerjaan," ungkap Marthen saat ditemui, Senin (26/1/20026).
“Dengan adanya kesalahan pada administrasi pekerja ini, dapat menjadi perhatian kepada pihak ketiga untuk memperhatikan pekerjaan di lapangan. Kekurangan volume ini juga kemungkinan dikarenakan kurangnya pengawas dari Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK),” tambahnya.
Berkaitan dengan adanya temuan ini, Marthen menyimpulkan bahwa Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) kurang melakukan pengawasan di lapangan, sehingga hanya membuat laporan tanpa melihat pekerjaan fisiknya seperti apa.
Nantinya setelah adanya perbaikan, maka akan ada pengembalian anggaran sesuai dengan progres pengerjaan yang dilakukan.
“Karena adanya kekurangan volume ini, maka terjadilah kelebihan pembayaran dengan progres yang ada di lapangan. Jadi setiap ada kelebihan bayar, maka akan ada pengembalian anggaran sesuai progres pembangunan yang dilakukan,” imbuhnya.
Marthen juga menegaskan kepada semua konsultan selaku pihak ketiga agar dapat memperketat pengawasan terhadap pekerjaan yang dilakukan di lapangan.
“Kita juga tegaskan kepada konsultan pekerjaan, agar pengawasannya lebih di perketat kepada pekerja,” tutup Marthen. (*)
Editor : Agung Trihandono