Gubernur Apolo Safanpo Apresiasi Gema Harmoni Anim Ha, Dorong Pelestarian Seni dan Budaya Papsel

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengapresiasi penyelenggaraan Pagelaran Musik Etnik Papua Selatan Tahun 2026 bertajuk Gema Harmoni Anim Ha yang menampilkan musik tradisional serta grup-grup band legendaris daerah.
Kegiatan ini dinilai menjadi ruang penting untuk mengangkat kembali seni dan budaya masyarakat Papua Selatan sebagai bagian dari ekspresi kehidupan sehari-hari.
Apolo menyampaikan apresiasi tersebut saat menghadiri pembukaan Gema Harmoni Anim Ha, Minggu (8/11). Menurutnya, kebudayaan masyarakat Papua Selatan tidak hanya diwujudkan melalui musik, tetapi juga seni tari, seni ukir dan berbagai bentuk ekspresi budaya lainnya.
Ia mengatakan, pelestarian seni dan budaya perlu terus dilakukan agar kekayaan tradisi masyarakat Papua Selatan tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Dalam sambutannya, Apolo juga menyampaikan dua indikator keberhasilan sebuah acara atau pesta rakyat. Pertama, banyaknya masyarakat dan tamu undangan yang hadir. Kedua, para tamu dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan pulang dengan perasaan gembira serta senang.
Meski demikian, ia memberikan sejumlah masukan kepada panitia agar pelaksanaan kegiatan berikutnya dipersiapkan lebih awal sehingga tamu undangan tidak perlu menunggu terlalu lama. Sosialisasi melalui media sosial maupun pamflet juga perlu ditingkatkan agar informasi kegiatan menjangkau lebih banyak masyarakat.
Gubernur secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Wakil Ketua III DPRP Papua Selatan, Yoseph Albin Gebze, bersama seluruh panitia yang telah berinisiatif menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap pelestarian kebudayaan daerah.
Sementara itu, Ketua Panitia Yoseph Albin Gebze mengatakan, pagelaran musik etnik tersebut berangkat dari kerinduan yang telah lama ada untuk mengembalikan roh budaya Orang Asli Papua (OAP) di Tanah Anim Ha.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar pertunjukan musik, tetapi juga menjadi wadah pelestarian dan pengembangan kebudayaan, sekaligus mempertemukan potensi seni dari empat kabupaten di Papua Selatan, yakni Merauke, Boven Digoel, Mappi dan Asmat.
Dalam pagelaran tersebut, panitia menghadirkan sejumlah grup musik legendaris yang telah berkarya selama puluhan tahun. Di antaranya Namika Group dari Merauke, Marina Group, serta Papa Marpova dari Kabupaten Mappi.



