Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Polres Biak Numfor Minta Orang Tua Awasi Permainan Meriam Anak anak

I
Penulis: Ismail Ceposonline❯
Anak-anak dan remaja yang bermain meriam spirtus di pinggiran jalan Kota Biak.  (CEPOSONLINE.COM/ISMAIL)
Anak-anak dan remaja yang bermain meriam spirtus di pinggiran jalan Kota Biak.  (CEPOSONLINE.COM/ISMAIL)

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, BIAK – Kepolisian Resor (Polres) Biak Numfor mengingatkan masyarakat, khususnya para orang tua, agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak yang bermain meriam spiritus. 

Selain berisiko menyebabkan cedera, permainan yang menghasilkan suara ledakan keras tersebut juga dinilai dapat mengganggu ketenteraman dan ketertiban masyarakat.

Kapolres Biak Numfor AKBP Arjuna Wijaya, S.I.K., menegaskan bahwa penggunaan meriam spiritus tidak boleh dianggap sebagai permainan biasa. Pasalnya, bahan yang digunakan berpotensi membahayakan keselamatan anak-anak maupun orang lain di sekitarnya, termasuk menimbulkan risiko kebakaran.

Advertisement

“Keselamatan anak-anak menjadi kitong pu tanggung jawab bersama,” ujar Kapolres dalam imbauannya kepada masyarakat.

Menurutnya, peran orang tua sangat diperlukan untuk mencegah anak-anak menggunakan meriam spiritus. Pengawasan sejak dini dinilai penting agar permainan tersebut tidak menimbulkan kecelakaan maupun gangguan keamanan di lingkungan masyarakat.

Polres Biak Numfor turut mengajak tokoh masyarakat, tokoh agama, dan tokoh pemuda untuk terlibat dalam memberikan pemahaman mengenai bahaya penggunaan meriam spiritus, sekaligus membantu mengawasi aktivitas anak-anak di lingkungan masing-masing.

Advertisement

Sebagai langkah pencegahan, kepolisian menyatakan akan terus melakukan patroli dan razia terhadap peredaran maupun penggunaan meriam spiritus di wilayah Kabupaten Biak Numfor. 

Masyarakat yang mengetahui adanya aktivitas penggunaan meriam spiritus oleh anak-anak atau menemukan gangguan keamanan lainnya juga diminta segera melaporkannya melalui layanan kepolisian 110.

Kepolisian berharap keterlibatan orang tua dan masyarakat dapat menekan penggunaan meriam spiritus, sehingga keselamatan anak-anak tetap terjaga tanpa mengganggu kenyamanan warga di lingkungan sekitar. (*).

Advertisement
Editor : Abdel Gamel Naser

Artikel Terkait

Sisi Lain Mimika: Dari Kota Modern Tengah Hutan hingga Jejak Perang Dunia

Sisi Lain Mimika: Dari Kota Modern Tengah Hutan hingga Jejak Perang Dunia

Berbicara tentang Timika, ingatan kolektif publik jamak tertuju pada geliat industri tambang, kepulan asap pabrik, dan deru bisnis jasa. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer