Banyak Kendaraan Dinas Masih Dikuasai Eks Pejabat di Mimika

Wahyu Welerubun • Dipublikasikan Senin, 12 Januari 2026 | 17:49 WIB

 

Kepala BPKAD Kabupaten Mimika, Marthen Tappi Malissa saat ditemui, Senin (12/1/2026). ( CEPOSONLINE.COM/Moh. Wahyu Welerubun).
Kepala BPKAD Kabupaten Mimika, Marthen Tappi Malissa saat ditemui, Senin (12/1/2026). ( CEPOSONLINE.COM/Moh. Wahyu Welerubun).

CEPOSONLINE.COM, MIMIKA - Penertiban aset pemerintah hingga saat ini masih terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Mimika, dalam hal ini Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Kepala BPKAD Kabupaten Mimika, Marthen Tappi Malissa mengaku masih ada mantan pejabat yang menguasai kendaraan dinas dan enggan untuk megembalikannya.

Menurutnya, tahun lalu sebanyak 13 aset pemerintah daerah berupa kendaraan roda empat berhasil ditarik, enam di antaranya dalam keadaan rusak.

Kemudian, berdasarkan target dari Monitoring Center for Prevention (MCP), masih terdapat tiga dinas mobil yang harus ditarik.

Selain tiga mobil dinas tersebut, masih banyak juga aset yang dipakai oleh pejabat-pejabat baru pensiunan yang masuk target pengunduran diri.

Tetapi, pemerintah masih melakukan koordinasi dan menunggu itikad baik dari pejabat sebelum nantinya akan dilakukan penarikan.

“Kendalanya adalah ada yang tidak di tempat, ada yang masih bertahan dengan pendiriannya, artinya bahwa saya pejabat harus dikasih penghargaan dan macam-macam,” kata Marthen saat diwawancarai, Senin (12/01/2025).

Ia menegaskan, masa pensiun merupakan batas akhir fungsi sebagai pejabat. Karena itu, dibututhkan kesadaran diri masing-masing pejabat untuk mengembalikan kendaraan dinas kepada pemerintah daerah.

Dengan begitu, pejabat baru yang baru menjabat dapat menggunakan kendaraan tersebut untuk keperluan kedinasan.

"Kalau mau mengingat sebelum pensiun, itu sikap yang gentlemen. Tapi yang selama ini terjadi selalu dibawa, bukan dikasih. Malah kita yang diusir," tutupnya. (*)

Editor : Agung Trihandono
mimika Ceposonline.com BPKAD MCP