Kapten Kapal Merauke Ditembak di Perairan PNG

Yulius Sulo • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 11:31 WIB
Ilustrasi Penembakan Kapten Kapal.
Ilustrasi Penembakan Kapten Kapal.

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE-Seorang kapten kapal penangkap ikan asal Merauke, Papua Selatan, dilaporkan mengalami luka tembak setelah kapal yang dinakhodainya diduga memasuki wilayah perairan Papua Nugini (PNG).

Korban yang diketahui bernama Ma'arifuddin Dhuhri kini masih menjalani perawatan intensif di Daru Hospital, Papua Nugini.

Informasi tersebut diperoleh setelah adanya koordinasi dengan Konsulat Republik Indonesia (KRI) di Vanimo. Perwakilan Konsulat RI bahkan telah mendatangi Daru untuk menjenguk korban sekaligus memastikan kondisi kesehatannya.

Kepala Badan Pengelolaan Perbatasan Kabupaten Merauke, Rekianus Samkakai, mengatakan insiden itu terjadi sekitar 14 Juli 2026 ketika KMN Sardy 04 yang dinakhodai Ma'arifuddin diduga melintas hingga memasuki wilayah perairan Papua Nugini.

"Kapten kapal atas nama Ma'arifuddin mengalami luka tembak di bagian dada dan tangan. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani perawatan di Daru Hospital," kata Rekianus Samkakai. 

Hingga sekarang, belum ada informasi pasti soal keberadaan kapal Sardi 04 beserta anak buah kapal (ABK) lainnya.

Pihak Konsulat RI masih terus mencari kepastian apakah kapal itu sudah diizinkan kembali ke Indonesia atau masih berada di wilayah Papua Nugini.

Dari keterangan yang diterima, korban juga belum bisa memberi penjelasan lengkap soal kondisi rekan-rekannya maupun keberadaan kapal, karena masih fokus menjalani perawatan akibat luka tembak yang dialaminya.

"Sampai sekarang korban belum bisa mengonfirmasi apakah teman-temannya bersama kapal sudah dipulangkan atau belum”

“Saat kejadian, fokus utama adalah penyelamatan korban yang mengalami luka tembak," jelasnya.

Pihak Konsulat Republik Indonesia di Vanimo bersama Kementerian Luar Negeri terus berkoordinasi dengan otoritas Papua Nugini untuk mendapatkan informasi lebih lanjut soal keberadaan kapal dan para awaknya.

"Sampai sekarang kita belum mendapatkan informasi keberadaan kapal dan ABK kapal," tandasnya. (*)

Editor : Elfira Halifa
kapten kapal Merauke Ceposonline.com