Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Sekda Papua Selatan Harap Peserta IYAK MBE Jadi Duta Perdamaian

Yulius Sulo • Rabu, 8 Juli 2026 | 08:46 WIB
Pembukaan Adventist International Arafura Pathfinder Camporee (IYAK MBE) 2026 di halaman Kantor Gubernur Papua Selatan, di Salor, Kurik, Merauke, Selasa (7/7/2026) 

(CEPOSONLINE.COM/Biro Umum Papsel) 
Pembukaan Adventist International Arafura Pathfinder Camporee (IYAK MBE) 2026 di halaman Kantor Gubernur Papua Selatan, di Salor, Kurik, Merauke, Selasa (7/7/2026)  (CEPOSONLINE.COM/Biro Umum Papsel) 

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Papua Selatan, Ferdinandus Kainakaimu, berharap para peserta Adventist International Arafura Pathfinder Camporee (IYAK MBE) 2026 dapat menjadi duta perdamaian yang membawa semangat kasih, persatuan, dan persahabatan bagi dunia.

Harapan tersebut disampaikan saat membuka IYAK MBE 2026 yang mengusung tema "Bergerak Maju, Menjangkau Misi" di halaman Kantor Gubernur Papua Selatan, Salor, Selasa (7/7/2026).


Perhelatan internasional itu diikuti ribuan anggota Pemuda Advent dan Pathfinder dari berbagai daerah di Indonesia serta negara tetangga, termasuk 191 delegasi dari Papua Nugini (PNG).

Dalam sambutannya, Ferdinandus menyampaikan selamat datang kepada seluruh tamu undangan dan peserta yang hadir di Papua Selatan. 

Ia mengajak seluruh peserta memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ajang mempererat persaudaraan, saling mengenal budaya, serta membangun persahabatan lintas daerah dan lintas negara.

"Manfaatkan momentum ini untuk saling mengenal budaya, mempererat persaudaraan, dan menjadi duta perdamaian yang membawa semangat kasih, persatuan, serta persahabatan bagi dunia," ujarnya.

Menurut Ferdinandus, kehadiran 191 delegasi dari Papua Nugini dan sekitar 170 peserta dari berbagai daerah di Indonesia merupakan sebuah kehormatan sekaligus mempererat hubungan persaudaraan antara masyarakat Indonesia dan Papua Nugini.

Ia menegaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar ajang berkemah, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter, kedisiplinan, persahabatan, serta penguatan iman generasi muda.

"Kami percaya para Pathfinder adalah generasi pemimpin masa depan yang memiliki integritas, cinta kepada Tuhan, cinta kepada sesama, dan peduli terhadap lingkungan serta masyarakat," katanya.

Ferdinandus juga memperkenalkan Papua Selatan sebagai salah satu provinsi termuda di Indonesia yang dianugerahi kekayaan alam dan keberagaman budaya. Pemerintah Provinsi Papua Selatan, lanjutnya, terus membangun daerah dengan semangat kolaborasi, persatuan, dan pemberdayaan generasi muda.

Ia menilai Adventist International Arafura Pathfinder Camporee menjadi momentum istimewa karena merupakan ajang internasional pertama yang menghadirkan ribuan generasi muda Kristen Advent di Papua Selatan.


"Ini merupakan penghargaan yang luar biasa bagi pemerintah provinsi atas berkat dan kemurahan Tuhan. Kami berharap kegiatan ini menjadi berkat bagi tanah ini dan membawa pesan-pesan terbaik bagi masyarakat," ujarnya.


Ferdinandus berharap seluruh peserta yang mengikuti kegiatan tersebut dapat menjadi generasi muda yang membawa dampak positif dan memberkati negeri.

Sebagai informasi, Adventist International Arafura Pathfinder Camporee (IYAK MBE) 2026 berlangsung selama lima hari, mulai 7 hingga 11 Juli 2026, di Papua Selatan dengan menghadirkan peserta dari berbagai wilayah di Indonesia dan Papua Nugini. (*)

Editor : Lucky Ireeuw
#Merauke #Ceposonline.com