Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

FLS3N dan O2SN Jadi Panggung Lahirnya Bibit Unggul Merauke

Yulius Sulo • Senin, 18 Mei 2026 | 07:57 WIB
Bupati Merauke saat menyerahkan serifikat dan piala bagi pemenang juara I  tingkat SD, SMP, SMA dan SMK untuk FLS3N dan O2SN, pada penutupan kegiatan tersebut, Sabtu (16/5/2026).(Sulo/Ceposonline.com)  
Bupati Merauke saat menyerahkan serifikat dan piala bagi pemenang juara I  tingkat SD, SMP, SMA dan SMK untuk FLS3N dan O2SN, pada penutupan kegiatan tersebut, Sabtu (16/5/2026).(Sulo/Ceposonline.com)  

CEPOSONLINE.COM, MERAUKE - Ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dinilai bukan sekadar perlombaan antar pelajar, tetapi menjadi wadah membangun karakter, sportivitas, dan mental kerja keras siswa sejak dini.

Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengungkapkan FLS3N dan O2SN merupakan ajang  untuk melatih anak-anak khususnya untuk kegiatan olahraga  untuk membangun sportifitas dan kerja keras. 

“Prestasi tidak lahir secara instan, tetapi lewat kerja keras, berjenjang  dan penuh disiplin.   FLS3N dan O2SN ini melatih anak-anak kita untuk bagaimana membangun sportifitas dan menghargai kerja keras untuk suatu  prestasi,” ucap Bupati Yoseph saat menutup  FLS3N dan O2SN sekaligus menyerahkan piala penghargaan bagi siswa yang keluar sebagai pemenang, di halaman Kantor Bupati Merauke, Sabtu (16/5/2026).

Bupati Yoseph Bladib Gebze mengungkapkan, ada 130 siswa yang berhasil menjadi juara dari 502 siswa yang mengikuti kegiatan tersebut.

Dari jumlah tersebut, akan dilakukan seleksi lagi untuk mewakili Kabupaten Merauke pada lomba yang sama untuk tingkat Provinsi Papua Selatan yang akan dilaksanakan beberapa saat mendatang.

“Kita berharap dari bibit-bibit berprestasi dan potensi yang dimiliki saat ini, Kabupaten Merauke mampu berpartisipasi dan bersaing, baik di tingkat provinsi maupun nasional,”

“Kepada para guru dan pendamping, saya berharap anak-anak ini dipersiapkan secara maksimal agar mampu mengikuti jenjang selanjutnya dengan baik. Junjung tinggi sportivitas,”

“Saya tidak ingin lagi ada istilah seperti dulu, ketika seseorang hendak lulus lalu nilainya diatur atau dikontrol. Penilaian harus dilakukan secara objektif, begitu juga dalam menetapkan siswa yang benar-benar berprestasi,” tegasnya.

Dikatakan,  FLS3N dan O2SN merupakan salah satu kegiatan  untuk menguji  kecerdasan dan kemampuan berpikir dari siswa-siswi mulai dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK  dari berbagai jenjang  studi.

Anak-anak  dapat menunjukan kemampuan yang telah mereka peroleh dari para guru yang telah mentrasfer kemampuan itu kepada peserta didik.  (*)

Editor : Elfira Halifa
#Merauke #olimpiade #siswa #Ceposonline.com