CEPOSONLINE.COM, MERAUKE - Ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) dan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) dinilai bukan sekadar perlombaan antar pelajar, tetapi menjadi wadah membangun karakter, sportivitas, dan mental kerja keras siswa sejak dini.
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengungkapkan FLS3N dan O2SN merupakan ajang untuk melatih anak-anak khususnya untuk kegiatan olahraga untuk membangun sportifitas dan kerja keras.
“Prestasi tidak lahir secara instan, tetapi lewat kerja keras, berjenjang dan penuh disiplin. FLS3N dan O2SN ini melatih anak-anak kita untuk bagaimana membangun sportifitas dan menghargai kerja keras untuk suatu prestasi,” ucap Bupati Yoseph saat menutup FLS3N dan O2SN sekaligus menyerahkan piala penghargaan bagi siswa yang keluar sebagai pemenang, di halaman Kantor Bupati Merauke, Sabtu (16/5/2026).
Bupati Yoseph Bladib Gebze mengungkapkan, ada 130 siswa yang berhasil menjadi juara dari 502 siswa yang mengikuti kegiatan tersebut.
Dari jumlah tersebut, akan dilakukan seleksi lagi untuk mewakili Kabupaten Merauke pada lomba yang sama untuk tingkat Provinsi Papua Selatan yang akan dilaksanakan beberapa saat mendatang.
“Kita berharap dari bibit-bibit berprestasi dan potensi yang dimiliki saat ini, Kabupaten Merauke mampu berpartisipasi dan bersaing, baik di tingkat provinsi maupun nasional,”
“Kepada para guru dan pendamping, saya berharap anak-anak ini dipersiapkan secara maksimal agar mampu mengikuti jenjang selanjutnya dengan baik. Junjung tinggi sportivitas,”
“Saya tidak ingin lagi ada istilah seperti dulu, ketika seseorang hendak lulus lalu nilainya diatur atau dikontrol. Penilaian harus dilakukan secara objektif, begitu juga dalam menetapkan siswa yang benar-benar berprestasi,” tegasnya.
Dikatakan, FLS3N dan O2SN merupakan salah satu kegiatan untuk menguji kecerdasan dan kemampuan berpikir dari siswa-siswi mulai dari jenjang SD, SMP, SMA dan SMK dari berbagai jenjang studi.
Anak-anak dapat menunjukan kemampuan yang telah mereka peroleh dari para guru yang telah mentrasfer kemampuan itu kepada peserta didik. (*)
Editor : Elfira Halifa