CEPOSONLINE.COM, MERAUKE- Pemerintah Kabupaten Merauke melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan menggelar kompetisi Olympiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (PLS3N) dan Olympiade Saiins Nasional (OSN) tingkat kabupaten diikuti 502 peserta tingkat SD, SMP dan SMA-SMK, Selasa (6/5/2026).
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengungkapkan, sekolah harus menjadi tempat dimana anak-anak dilatih, dibimbing dan didampingi sehingga menjadi pribadi-pribadi yang kuat baik secara mental maupn secara fisik dan memiliki intelektual yang baik.
‘’Kompetisi adalah hal yang biasa. Yang harus kita jaga adalah bagaimana anak-anak kita menjaga sportifitas. Karena olahraga adalah salah satu aktifitas manusia yang melatih kita untuk menjaga sportifitas. Siapa yang berlatih dengan baik, mempersiapkan diri dengan baik maka akan tampil maksimal dan baik dan menjadi juara dengan sportifitas,’’ katanya.
Dikatakan, lomba ini untuk melatih anak-anak berlaku sportif. Menghargai perjuangan seseorang. Kalau ada teman, sahabat atau lawan yang bersama-sama mengikuti kompitisi untuk saling menghargai dan menghormati.
‘’Karena tidak ada kompitisi yang dilakukan hanya untuk satu orang. Kompitisi dilakukan karena ada beberapa orang. Saya berharap anak-anak melaksanakan kompetisi ini dengan penuh syukur dan baik. Ini menjadi momentum bagimana kita mempersiapkan anak-anak kita, siswa dan siswi untuk dapat menunjukan bakat dan akan keluar sebagai juara untuk kompetisi-kompetisi yang akan dilaksanakan dan mengikuti seleksi lebih lanjut,’’ terangnya. .
Melalui kompetisi ini , bupati berharap nantinya didapatkan bibit-bibit yang berbakat untuk dapat dibina secara terus menerus dan menjadi kompetitor yang unggul serta menjadi atlet dan orang-orang yang sudah dipersiapkan dengan baik sejak awal.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Merauke Romanus Kande Kahol menjelaskan, total peserta dari 3 kegiatan ini sebanyak 502 orang untuk SD, SMP dan SMA-SMK.
’’Kegiatan ini akan berlangsung 2 minggu dan diharapkan menjadi ruang untuk pengembangan bakat yang ada pada anak-anak khususnya untuk olahraga, kemudian seni dan sains. Cukup banyak lomba yang akan dilaksanakan, mudah-mudahan menjadi media untuk menunjjukan kreatifitas anak-anak sesuai talenta yang mereka miliki,’’ tandasnya. (*)
Editor : Lucky Ireeuw