CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA – Urusan masak memasak di dapur sekarang bukan hanya urusan kaum hawa, banyak kaum adam yang justru pintar memasak.
Lantas kalau masakan atau bahan makanan masih ada sisa, bagaimana cara menyimpan aman di Kulkas?
Menjaga kesegaran bahan makanan bukan hanya soal memasukkannya ke dalam kulkas atau lemari es.
Tanpa teknik yang benar, makanan justru bisa cepat busuk, berbau, bahkan menjadi sarang bakteri.
Dengan menerapkan cara penyimpanan yang efektif, Anda tidak hanya menghemat belanjaan, tetapi juga menjamin kesehatan keluarga.
Berikut adalah 7 tips praktis yang dilansir Jurnalaceh.com, untuk menyimpan makanan di kulkas agar tetap segar lebih lama:
1. Atur Suhu Ideal Kulkas dan Freezer
Suhu adalah kunci utama menghambat pertumbuhan mikroba. Pastikan kulkas Anda berada pada suhu 1°C hingga 4°C. Jika suhu di atas 5°C, bakteri akan berkembang biak lebih cepat. Untuk freezer, pastikan suhunya berada di angka -18°C atau lebih rendah agar bahan makanan beku sempurna.
2. Gunakan Wadah Kedap Udara (BPA-Free)
Oksidasi adalah musuh kesegaran. Gunakan wadah kedap udara atau plastic wrap yang rapat untuk mencegah kontaminasi silang dan menjaga aroma makanan.
Daging & Ikan: Wajib disimpan dalam wadah tertutup agar cairannya tidak menetes.
Keamanan: Pilih wadah plastik berlabel BPA-Free agar zat kimia tidak luruh ke dalam makanan.
3. Terapkan Zonasi Penyimpanan (Food Mapping)
Menata kulkas secara rapi membantu sirkulasi udara dingin tetap merata. Ikuti panduan penempatan ini:
Rak Atas: Makanan siap saji atau sisa makanan matang.
Rak Tengah: Produk susu (dairy) dan telur.
Rak Bawah: Daging dan ikan mentah (untuk mencegah tetesan ke bahan lain).
Laci (Crisper): Khusus buah dan sayuran.
4. Jangan Masukkan Makanan Saat Masih Panas
Memasukkan makanan panas langsung ke kulkas akan menaikkan suhu internal secara drastis. Hal ini memicu kondensasi dan beban kerja kompresor yang lebih berat.
Tips: Biarkan makanan dingin di suhu ruang selama 30–45 menit sebelum masuk ke kulkas.
5. Kelola Kelembapan Sayur dan Buah
Sayuran butuh kelembapan tinggi, sedangkan buah butuh kelembapan rendah.
Hindari mencuci sebelum disimpan: Air yang tersisa pada sayuran memicu pertumbuhan jamur. Cucilah hanya saat akan dimasak.
Pisahkan Produksi Etilen: Jauhkan apel dan pisang dari sayuran hijau, karena gas etilen yang dihasilkan buah tersebut bisa membuat sayur cepat layu.
6. Berikan Ruang untuk Sirkulasi Udara
Jangan mengisi kulkas hingga terlalu penuh (overload). Isi ideal kulkas adalah sekitar 70% hingga 80% dari kapasitas maksimal. Ruang kosong di antara bahan makanan memungkinkan udara dingin mengalir merata, sehingga suhu di setiap sudut tetap stabil.
7. Rutin Bersihkan Kulkas dan Pakai Label Tanggal
Kebersihan adalah kunci utama mencegah bau dan jamur. Selain itu, gunakan sistem FIFO (First In, First Out).
Tempelkan label tanggal pada wadah makanan.
Letakkan bahan makanan yang lebih lama di bagian depan agar segera diolah.
Bersihkan rak kulkas minimal satu bulan sekali menggunakan air sabun hangat. (*)
Editor : Agung Trihandono