Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Jalan Trans Papua Terputus, Sekda Keerom: Ini Kewenangan BPJN

E
Penulis: Erianto Pasae❯
 Plt Sekda Keerom, Noak Wasanggai (ketiga dari kiri) saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Senin (20/4/2026). (CEPOSONLINE.COM).
 Plt Sekda Keerom, Noak Wasanggai (ketiga dari kiri) saat memberikan keterangan di ruang kerjanya, Senin (20/4/2026). (CEPOSONLINE.COM).

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Akses utama Jalan Trans Papua di wilayah Kampung Kalimo, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, saat ini terputus total.

Kerusakan ini disebabkan oleh musibah tanah longsor yang mengakibatkan badan jalan ambles sepenuhnya, sehingga tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat.

Hal ini berdampak langsung pada distribusi barang dan pergerakan warga yang bergantung pada jalur satu-satunya yang menghubungkan antarwilayah di ruas trans Papua tersebut.

Advertisement

Plt Sekretaris Daerah (Sekda) Keerom, Noak Wasanggai mengatakan, meskipun lokasi kerusakan berada di wilayah administratif Kabupaten Keerom, namun penanganannya merupakan otoritas pusat, dalam hal ini Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jayapura.

"Kita bicara soal peran dan tugas masing-masing yang memiliki batasan pelaksanaan. Dalam sistem infrastruktur, ada pembagian tanggung jawab antara Pemerintah Kabupaten, Pemerintah Provinsi, dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional,” ungkap Wasanggai kepada Cenderawasih Pos, Senin (20/4/2026).

Wasanggai merincikan bahwa ruas jalan yang amblas di Kampung Kalimo, tersebut masuk dalam kategori Jalan Nasional. Oleh karena itu, kewenangan teknis perbaikan berada di bawah kendali  BPJN Jayapura.

Advertisement

Meskipun bukan merupakan kewenangan langsung kabupaten, Pemkab Keerom menyatakan tidak akan tinggal diam. Wasanggai menegaskan bahwa pihaknya segera melakukan koordinasi intensif dengan BPJN Jayapura agar penanganan darurat dapat segera dilakukan.

"Kami merasa ini sangat penting karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Kami berharap ada tindak lanjut nyata dari Balai Jalan Nasional dalam waktu dekat," ujarnya.

Amblesnya jalan ini dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Keerom dalam beberapa hari terakhir. Kondisi tanah yang tidak stabil di sekitar Kampung Kalimo membuat struktur bawah jalan tergerus air hingga menyebabkan longsor skala besar.

"Pemerintah daerah melalui dinas teknis akan terus berkoordinasi dengan BPJN. Kita butuh langkah cepat karena kondisi di lapangan memang menuntut penanganan segera agar arus lalu lintas di Jalan Trans Papua bisa kembali normal," tutup Wasanggai. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

Dua Tahun Berkarya, DPR Papua Tengah Fokus Perkuat Legislasi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Dua Tahun Berkarya, DPR Papua Tengah Fokus Perkuat Legislasi dan Serap Aspirasi Masyarakat

Genap dua tahun menjalankan tugas sejak dilantik pada 2024, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Provinsi Papua Tengah terus memperkuat komitmennya

HUT ke-4 Papua Selatan, Pemprov Berikan Relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor Selama November

HUT ke-4 Papua Selatan, Pemprov Berikan Relaksasi Pajak Kendaraan Bermotor Selama November

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-4 Provinsi Papua Selatan, Pemerintah Provinsi Papua Selatan memberikan relaksasi Pajak

Satgas TNI Buru OPM di Papua Menggunakan Helikopter 

Satgas TNI Buru OPM di Papua Menggunakan Helikopter 

Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III terus mengintensifkan upaya menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua. 

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer