​Tergerak Duka Bencana Flores, Mahasiswa Papua Bersatu Galang Dana Kemanusiaan

Jimianus Karlodi • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 22:34 WIB
Solidaritas Mahasiswa Papua saat mengelar kegiatan solidaritas pengalanga dana untuk korban gempa bumi di Flores NTT di lingkaran Abepura, Jumat (28/8/2026).
Solidaritas Mahasiswa Papua saat mengelar kegiatan solidaritas pengalanga dana untuk korban gempa bumi di Flores NTT di lingkaran Abepura, Jumat (28/8/2026).

CEPOSONLINE.COM, ​JAYAPURA - Bencana alam gempa bumi yang menerpa wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), tak hanya menyisakan duka mendalam bagi para korban di lokasi kejadian, tetapi juga memantik gelombang empati dari kawasan timur Indonesia. Berada jauh secara geografis tidak menyurutkan langkah para mahasiswa di Tanah Papua untuk mengambil peran nyata dalam meringankan beban sesama.

 

​Melalui wadah Solidaritas Mahasiswa Papua (SOMAP), puluhan elemen mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jayapura menginisiasi gerakan sosial berskala luas. Aksi penggalangan dana dan bantuan kemanusiaan ini menjadi bukti konkret ikatan persaudaraan serta solidaritas lintas daerah yang kokoh antara masyarakat Papua dan Nusa Tenggara Timur.

 

​Koordinator Posko Bantuan, Yan Suhuniap, mengungkapkan bahwa gerakan ini murni didasari oleh rasa kemanusiaan dan kepedulian terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal hingga anggota keluarga akibat musibah tersebut.

 

​"Kami berdiri di sini bersolidaritas untuk kawan-kawan dan keluarga besar kami dari NTT. Kita semua turut merasakan kepedulian dan rasa kemanusiaan yang sama. Terlebih lagi, kami tergerak untuk mengulurkan tangan membantu masyarakat yang terdampak langsung oleh bencana gempa bumi di Flores," ungkap Yan Suhuniap di Abepura, Kamis (28/8/2026).

​Gerakan kemanusiaan ini terorganisasi secara terstruktur. Yan menjelaskan bahwa konsolidasi awal telah dimulai sejak awal pekan. SOMAP sepakat mendirikan Posko Utama yang berlokasi di Sekretariat Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (BEM USTJ) pada, 25 Agustus lalu.

 

​Pembentukan posko tersebut menjadi simpul penggerak yang melibatkan perwakilan mahasiswa dari sejumlah kampus di Kota dan Kabupaten Jayapura yakni:

​Universitas Cenderawasih,​ Universitas Sains dan Teknologi Jayapura, ​Universitas Muhammadiyah Papua,​ Sekolah Tinggi Teologi Walter Post, ​Perguruan Tinggi Otto & Geissler, hingga ​Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI).

 

​Sejak posko didirikan, para sukarelawan mahasiswa secara bergantian turun ke lapangan. Selain menghimpun donasi dari lingkungan civitas akademika, pada Kamis (28/8/2026), ratusan mahasiswa disebar ke beberapa titik persimpangan utama untuk menyapa masyarakat pengguna jalan.

 

​Beberapa lokasi pusat penggalangan dana di antaranya: ​Kawasan Lingkaran Abepura, ​Kawasan lampu merah Waena, dan beberapa tempat strategis lainnya.

 

​Dengan membawa kotak-kotak donasi dan spanduk imbauan, para mahasiswa mengetuk hati para pengguna jalan, pedagang, serta warga sekitar yang ingin menyisihkan sebagian rezekinya bagi para korban bencana di Flores.

 

​Yan menegaskan bahwa seluruh dana dan bantuan logistik yang terkumpul dari aksi solidaritas ini akan dikelola secara transparan. Rencananya, seluruh hasil penggalangan dana akan langsung diserahkan kepada perwakilan masyarakat NTT pada Jumat, 29 Agustus.

 

​Atas nama SOMAP, Yan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh relawan mahasiswa yang menyumbangkan tenaga serta waktunya. Ia juga mengapresiasi masyarakat Jayapura yang telah berdonasi, serta insan pers dari media lokal seperti Cenderawasih Pos yang turut mengawal dan menyebarluaskan berita aksi kemanusiaan ini.

 

​Di akhir keterangannya, Yan menegaskan bahwa aksi swadaya mahasiswa memiliki keterbatasan. Oleh karena itu, ia mengetuk pintu hati para pemangku kebijakan dan institusi besar untuk tidak tinggal diam melihat penderitaan para korban bencana.

 

​"Kami sangat mengharapkan pemerintah, pihak gereja, dan LSM bisa turut berpartisipasi dan terlibat langsung mendonasikan bantuan bagi saudara-saudari kita di NTT yang sedang mengalami musibah berat ini," pungkasnya. (*)

Editor : Weny Firmansyah
papua Ceposonline.com Gempa bencana ntt