BTM Kenang MR Kambu, Sosok yang Menyiapkannya Menjadi Wali Kota Jayapura

Karolus Daot • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 11:10 WIB
Benhur Tomi Mano, mantan Wali Kota Jayapura, (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
Benhur Tomi Mano, mantan Wali Kota Jayapura, (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA–Kepergian mantan Wali Kota Jayapura, MR. Kambu, meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Kota Jayapura. 

 

 

Sosok yang dikenal sebagai pemimpin visioner dan penuh keteladanan itu juga meninggalkan kesan yang sangat kuat bagi mantan Wali Kota Jayapura dua periode, Benhur Tomi Mano (BTM).

 

 

Bagi BTM, almarhum bukan hanya seorang pemimpin, tetapi juga guru, pembimbing, sekaligus orang tua yang mempersiapkan lahirnya generasi pemimpin dari tanah Port Numbay.

 

 

"Beliau sosok yang sangat luar biasa. Dia mempersiapkan anak-anak Port Numbay untuk menjadi pemimpin di tanahnya sendiri. Dan itu nyata yang beliau lakukan," ujar BTM saat mengenang almarhum, Jumat (24/7/2026).

 

 

Menurut BTM, semasa memimpin Kota Jayapura, Mr. Kambu selalu berpihak kepada masyarakat asli Port Numbay. Keberpihakan itu diwujudkan melalui pembinaan generasi muda, pengangkatan aparatur sipil negara (ASN), hingga memberikan kesempatan kepada putra-putri daerah untuk menduduki jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura.

 

 

BTM mengungkapkan bahwa dirinya merupakan salah satu kader yang dipersiapkan langsung oleh almarhum untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di Kota Jayapura.

 

 

"Beliau memanggil saya ke rumah jabatan. Sekitar pukul 12 malam, Bapak dan Mama berdoa untuk saya dan keluarga. Saya sudah dianggap sebagai bagian dari keluarga mereka. Sejak saat itu beliau membimbing saya untuk menjadi pemimpin," kenangnya.

 

 

Tidak hanya dirinya, MR. Kambu juga memberi kepercayaan kepada sejumlah putra Port Numbay lainnya untuk memimpin wilayah-wilayah strategis. Di antaranya Benhur Tomi Mano sebagai Camat Abepura, Yan Hamadi sebagai Camat Jayapura Selatan, dan Musa Youwe sebagai Camat Jayapura Utara. "Beliau adalah pemimpin yang memiliki hikmat, arif, bijaksana, visioner, dan mempunyai integritas yang sangat tinggi," katanya.

 

 

Keteladanan MR. Kambu, lanjut BTM, juga terlihat dalam dunia olahraga. Setelah mengakhiri kepemimpinannya di Persipura Jayapura, almarhum menunjuk dirinya untuk meneruskan kepemimpinan klub kebanggaan masyarakat Papua tersebut.

 

 

 

 "Beliau memanggil saya dan mempercayakan saya untuk melanjutkan kepemimpinan Persipura. Saya berusaha mengikuti jejak-jejak kepemimpinan beliau," ungkapnya.

 

 

 

BTM mengaku banyak belajar dari cara kepemimpinan Mr. Kambu. Hampir di setiap kegiatan yang dihadiri almarhum, dirinya selalu berusaha mendampingi dan mengamati bagaimana sosok tersebut memimpin masyarakat.

 

 

"Saya melihat bagaimana beliau memimpin, bagaimana beliau melayani masyarakat. Karena sejak awal beliau memang sudah mempersiapkan saya menjadi Wali Kota. Itu yang saya pelajari dari beliau," tuturnya.

 

 

Menurut BTM, salah satu karakter yang paling berkesan dari MR. Kambu adalah sikapnya yang tenang dan tidak mudah marah. "Beliau tidak pernah marah. Beliau hanya tersenyum. Tetapi dari senyumnya itu kami sudah mengerti apa yang harus kami perbaiki. Itu yang paling saya ingat," katanya.

 

 

BTM menilai seluruh pesan, nasihat, dan amanah yang diberikan almarhum selama hidup menjadi pegangan dalam perjalanan kepemimpinannya hingga dipercaya memimpin Kota Jayapura selama dua periode.

 

 

"Semua petuah yang beliau sampaikan kepada saya menjadi pegangan hidup dalam memimpin. Saya merasa kehilangan sosok yang sangat luar biasa. Beliau bukan hanya sukses membangun Kota Jayapura, tetapi juga berhasil membawa Persipura meraih berbagai prestasi. Kepergian beliau merupakan duka yang sangat mendalam bagi kami dan seluruh masyarakat Papua," pungkasnya. (*)

Editor : Weny Firmansyah
mr kambu Ceposonline.com kota jayapura