Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

BTM: "Semangat Hidup Pahlawan Marthen Indey Harus Terus Ada dalam Perjuangan Kita"

Karolus Daot • Rabu, 1 Juli 2026 | 12:07 WIB
Pengurus DPD PDIP, saat ziara di Makam Pahlawan Nasional Marthen Indey, pada Senin (29/6/2026) dalam rangka Bulan Bung Karno (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)
Pengurus DPD PDIP, saat ziara di Makam Pahlawan Nasional Marthen Indey, pada Senin (29/6/2026) dalam rangka Bulan Bung Karno (CEPOSONLINE.COM/ISTIMEWA)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA–
Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026, DPD PDI Perjuangan Papua menggelar ziarah ke Makam Pahlawan Nasional Marthen Indey di Kabupaten Jayapura, Papua, pada Senin (29/6/2026). 

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua DPD PDI Perjuangan Papua, Benhur Tomi Mano (BTM), dan diikuti jajaran pengurus DPD, PAC, hingga kader di tingkat ranting.

Ziarah diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan, peletakan karangan bunga, tabur bunga, serta doa bersama sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa Marthen Indey dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Dalam sambutannya, Benhur Tomi Mano menegaskan bahwa ziarah bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum untuk mengenang sejarah sekaligus memperkuat komitmen terhadap cita-cita perjuangan bangsa.

"Ziarah ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ziarah adalah momentum untuk menundukkan kepala, merenungkan sejarah, dan meneguhkan kembali komitmen kita terhadap cita-cita perjuangan bangsa. Marthen Indey merupakan tokoh Papua yang telah memberikan pengabdian besar bagi tanah air, memperjuangkan kemerdekaan serta memperkuat persatuan bangsa Indonesia," ujar BTM.
Ia mengingatkan bahwa atas jasa dan pengorbanannya, Marthen Indey dianugerahi gelar Pahlawan Nasional pada tahun 1993. Menurutnya, sebagai kader PDI Perjuangan, menghormati jasa para pahlawan merupakan bagian dari nilai perjuangan yang harus terus dijaga.
BTM juga mengutip pesan Presiden Pertama Republik Indonesia, Soekarno, melalui semboyan "Jas Merah" (Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah). Menurutnya, pesan tersebut tetap relevan, terutama bagi masyarakat Papua, agar perjuangan para pendahulu menjadi inspirasi dalam membangun daerah.

"Perjuangan para pendahulu harus menjadi sumber inspirasi untuk membangun Papua yang maju, berdaulat, adil, dan sejahtera," katanya.

Di hadapan pusara Marthen Indey, BTM mengajak seluruh kader untuk tidak hanya mengenang keberanian sang pahlawan, tetapi juga meneladani semangat pengabdian kepada rakyat. "Beliau mengajarkan bahwa kecintaan kepada tanah kelahiran harus diwujudkan melalui kerja nyata, persatuan, dan pengorbanan demi kepentingan yang lebih besar," ujarnya.

Lebih lanjut, BTM menegaskan bahwa PDI Perjuangan memandang cita-cita kemerdekaan belum sepenuhnya selesai. Tantangan generasi saat ini adalah mengisi kemerdekaan melalui pembangunan, memperkuat semangat gotong royong, menjaga persatuan dalam keberagaman, serta menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Papua.

Melalui kegiatan tersebut, ia juga mengajak seluruh kader PDI Perjuangan dan masyarakat Papua untuk terus merawat semangat nasionalisme serta menjaga warisan perjuangan para pahlawan sebagai pedoman dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. "Kita bersama-sama mengirimkan doa terbaik bagi almarhum Pahlawan Nasional Marthen Indey. Semoga segala jasa dan pengorbanan beliau senantiasa dikenang sepanjang masa, serta Tuhan Yang Maha Esa memberikan kekuatan kepada kita untuk melanjutkan cita-cita perjuangan yang telah beliau wariskan," tuturnya.

Kegiatan ziarah ini menjadi salah satu rangkaian Bulan Bung Karno 2026 yang digelar DPD PDI Perjuangan Papua sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan bangsa sekaligus upaya menanamkan nilai-nilai nasionalisme kepada seluruh kader. "Marthen Indey hidup dalam sejarah. Semangatnya harus terua hidup dalam perjuangan kita." (*)

Editor : Lucky Ireeuw
#BTM #Ceposonline.com #DPD PDIP Papua