Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

DLHK Klarifikasi Video Viral Truk Sampah Turunkan BBM di Koya

M
Plt Kepala DLHK Kota Jayapura, Simon Koirewoa.
Plt Kepala DLHK Kota Jayapura, Simon Koirewoa.

Advertisement

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Video viral yang memperlihatkan truk sampah milik Pemerintah Kota Jayapura menurunkan jeriken berisi solar di sebuah kios di Koya Koso mendapat klarifikasi dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura.

Plt Kepala DLHK Kota Jayapura, Simon Koirewoa, menjelaskan jeriken tersebut bukan untuk dijual, melainkan pengembalian sekitar 35 liter solar yang sebelumnya dipinjam dari pemilik kios karena SPBU Koya Koso saat itu kehabisan stok BBM.

"Pelayanan kebersihan harus tetap berjalan. Sopir meminjam solar agar armada tetap beroperasi, dan setelah SPBU kembali mendapat pasokan, solar tersebut dikembalikan," ujar Simon kepada Cepos, Rabu (1/7).

Advertisement

Menurutnya, aktivitas pengembalian solar itulah yang direkam warga dan kemudian viral di media sosial hingga memunculkan berbagai spekulasi.

DLHK berharap masyarakat tidak terburu-buru menyimpulkan informasi yang beredar di media sosial serta mengedepankan verifikasi sebelum menyebarkan informasi. (*)

Advertisement

Artikel Terkait

DLH Merauke Akui Keterbatasan Alat Pantau Kualitas Udara di Tengah Kabut Asap

DLH Merauke Akui Keterbatasan Alat Pantau Kualitas Udara di Tengah Kabut Asap

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Merauke mengakui masih memiliki keterbatasan alat untuk memantau kualitas udara, air dan tanah di ten

Masih Banyak Kendaraan Tanpa Tempat Sampah, DLHK Kota Jayapura Ingatkan Soal Sanksi

Masih Banyak Kendaraan Tanpa Tempat Sampah, DLHK Kota Jayapura Ingatkan Soal Sanksi

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Jayapura terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat terkait kepatuhan terhadap aturan kebersihan, khususnya kewajiban menyediakan tempat sampah di dalam kendaraan.

Di Wamena Harga BBM Ditingkat Pengecer Mulai Dinaikkan Sepihak

Di Wamena Harga BBM Ditingkat Pengecer Mulai Dinaikkan Sepihak

Komisi B DPRK Jayawijaya menemukan adanya tingkatan harga BBM yang bervariasi di tingkat pengecer dari Rp 35000 per liter untuk  Pertalite,

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer