Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Jaga Subsidi Tepat Sasaran, Pertamina dan Tim Gabungan Sidak Tiga SPBU di Merauke

Priyadi Cepos Online • Selasa, 16 Juni 2026 | 20:27 WIB
Petugas PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama tim lintas sektoral melakukan Sidak sekaligus memperketat pengawasan penyaluran BBM subsidi di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Selasa (16/6/2026). (Ceposonline.com/Pertamina For Cepos)
Petugas PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama tim lintas sektoral melakukan Sidak sekaligus memperketat pengawasan penyaluran BBM subsidi di Kabupaten Merauke, Papua Selatan, Selasa (16/6/2026). (Ceposonline.com/Pertamina For Cepos)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku bersama tim lintas sektoral memperketat pengawasan penyaluran BBM subsidi di Kabupaten Merauke, Papua Selatan. Dalam inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan di tiga SPBU, petugas menemukan lima kendaraan yang terindikasi melakukan penyalahgunaan BBM subsidi.

Sidak melibatkan Dinas Perhubungan Kabupaten Merauke, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Merauke, Dinas ESDM Provinsi Papua Selatan, Satlantas Polres Merauke, Satreskrim Polres Merauke, Satpol PP Kabupaten Merauke, serta Hiswana Migas DPC Papua Selatan.

Pengawasan dilakukan di SPBU 86.996.05 Semangga, SPBU 84.996.03 M. Hatta, dan SPBU 84.996.02 Ahmad Yani.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan sidak merupakan upaya bersama untuk memastikan penyaluran BBM subsidi tepat sasaran sekaligus mencegah berbagai bentuk penyalahgunaan.

"Pengawasan difokuskan pada kesesuaian barcode dengan kendaraan serta mendeteksi kendaraan yang menggunakan tangki modifikasi untuk memperoleh BBM subsidi melebihi ketentuan," ujar Ispiani, Selasa (16/6/2026).

Dari hasil pemeriksaan, tim menemukan lima kendaraan yang diduga melanggar aturan. Seluruh temuan langsung ditindaklanjuti oleh instansi terkait sesuai kewenangannya, sementara Pertamina melakukan pemblokiran barcode terhadap kelima kendaraan tersebut sebagai langkah pencegahan.

"Kami mengapresiasi sinergi seluruh instansi yang terlibat. Kolaborasi ini menjadi bentuk komitmen bersama agar BBM subsidi benar-benar diterima masyarakat yang berhak sesuai ketentuan," katanya.

Pertamina juga menegaskan akan terus memperkuat pengawasan melalui digitalisasi SPBU dan Program Subsidi Tepat. Perusahaan tidak akan ragu memberikan sanksi kepada SPBU yang terbukti melanggar aturan penyaluran BBM bersubsidi.

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Provinsi Papua Selatan, Lambertus Ignatius Fatruan, menilai sidak lintas sektoral merupakan langkah penting untuk menjaga tata kelola distribusi energi agar lebih transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

"Temuan dalam sidak ini menjadi bahan evaluasi bersama untuk memperkuat pengawasan. Koordinasi antarinstansi akan terus ditingkatkan agar penyaluran BBM subsidi benar-benar dinikmati masyarakat yang berhak," ujarnya.

Lambertus juga mengajak masyarakat berperan aktif mengawasi distribusi BBM subsidi dengan melaporkan jika menemukan dugaan penyalahgunaan di lapangan.

"Pengawasan tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Dukungan masyarakat sangat dibutuhkan. Kami juga mengimbau agar tidak menyalahgunakan BBM subsidi karena selain merugikan negara, pelanggaran tersebut akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," pungkasnya.(*)

Editor : Lucky Ireeuw
#pertamina #sidak #kota jayapura