Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Jaga Kelestarian Sumber Air, PTAM Jayapura Tanam Pohon di Kawasan Intake Kampwolker

Priyadi Cepos Online • Jumat, 12 Juni 2026 | 11:22 WIB
Direktur Utama PTAM  Jayapura Entis Sutisna, bersama Direktur Umum Syors Ondi, manager, karyawan dan berbagai komunitas melakukan aksi menanam pohon di lokasi Intake Kampwolker dalam menyambut HUT Ke-34 PTAM Jayapura, Jumat (12/6/2026).

(Ceposonline.com/Priyadi).
Direktur Utama PTAM  Jayapura Entis Sutisna, bersama Direktur Umum Syors Ondi, manager, karyawan dan berbagai komunitas melakukan aksi menanam pohon di lokasi Intake Kampwolker dalam menyambut HUT Ke-34 PTAM Jayapura, Jumat (12/6/2026). (Ceposonline.com/Priyadi).

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Kelestarian sumber air baku menjadi perhatian serius PT Air Minum Jayapura Robongholo Nanwani Perseroda (PTAM Jayapura).


 Perusahaan daerah ini mulai memperkuat upaya perlindungan kawasan tangkapan air di Kampwolker menyusul ancaman erosi, longsor, dan masuknya material tanah yang dapat mengganggu pasokan air bersih bagi masyarakat.


Langkah tersebut ditandai dengan penanaman pohon di kawasan Intake Kampwolker dan jalur menuju sumber air, Jumat (12/6/2026). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan inspeksi kondisi intake untuk memetakan kebutuhan rehabilitasi dan pengamanan sumber air.


Direktur Utama PTAM Jayapura, Entis Sutisna, mengatakan kawasan pegunungan di sekitar sumber air memiliki peran vital dalam menjaga keberlanjutan pasokan air bersih. Namun, kondisi lingkungan yang tidak terjaga berpotensi memicu pergeseran tanah dan sedimentasi yang dapat mengganggu operasional sistem penyediaan air minum.


"Kalau tutupan vegetasi berkurang, risiko longsor dan masuknya material ke sumber air akan semakin besar. Dampaknya bukan hanya pada lingkungan, tetapi juga terhadap pelayanan air bersih kepada masyarakat," ujar Entis.


Menurutnya, kegiatan yang dilakukan dalam menyambut HUT Ke-34 PTAM Jayapura dilakukan tidak kali pertama ini, sehingga melalui kegiatan ini dengan menanam bibit pohon keberadaan pohon berfungsi sebagai penyangga alami yang menjaga kestabilan tanah sekaligus membantu mempertahankan ketersediaan air di kawasan resapan. Karena itu, upaya penghijauan menjadi salah satu langkah penting dalam menjaga keberlangsungan sumber air baku.


PTAM Jayapura saat ini mengelola sedikitnya 23 sumber air yang tersebar di Kota dan Kabupaten Jayapura. Seluruh sumber air tersebut membutuhkan perlindungan karena menjadi tulang punggung pelayanan air bersih bagi ribuan pelanggan.


Entis mengungkapkan, dalam beberapa waktu terakhir material berupa pasir dan tanah dari kawasan pegunungan sempat terbawa aliran air hingga masuk ke area intake dan jaringan perpipaan. Kondisi itu tidak hanya mengurangi kualitas air baku, tetapi juga berpotensi merusak infrastruktur pendukung.


"Material yang masuk ke intake dapat menghambat proses pengolahan air dan mengganggu distribusi kepada pelanggan. Karena itu kami akan melakukan pembersihan serta rehabilitasi fasilitas yang terdampak agar pelayanan tetap berjalan optimal," katanya.


Ia menilai menjaga sumber air tidak bisa hanya dilakukan oleh perusahaan. Dukungan masyarakat, komunitas lingkungan, hingga generasi muda menjadi faktor penting dalam menjaga kawasan pegunungan yang berfungsi sebagai daerah tangkapan air.


"Kita masih memiliki sumber air yang relatif alami dan ini harus dijaga bersama. Jika kawasan hulu rusak, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat melalui berkurangnya debit air dan terganggunya pelayanan," ujarnya.


Sebagai bagian dari upaya jangka panjang, PTAM Jayapura menggandeng komunitas pencinta lingkungan dan mahasiswa untuk ikut mengawasi serta merawat kawasan sumber air. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu membangun kesadaran bahwa menjaga hutan dan daerah resapan air merupakan investasi penting bagi keberlanjutan pasokan air bersih di masa depan.


Selain pohon matoa, sejumlah tanaman produktif lainnya juga ditanam di kawasan tersebut. Selain berfungsi menjaga lingkungan, tanaman tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar sehingga mendorong partisipasi warga dalam menjaga kawasan sumber air.


Bagi PTAM Jayapura, menjaga hutan di sekitar sumber air bukan sekadar kegiatan penghijauan, melainkan langkah strategis untuk memastikan pasokan air bersih tetap tersedia bagi masyarakat Kota Jayapura di tengah meningkatnya tekanan terhadap lingkungan dan perubahan iklim. (*)

Editor : Weny Firmansyah
#ptam jayapura #Ceposonline.com #tanam pohon #kota jayapura