Tolak Militerisme dan Investasi, Hari ini Aliansi SOMAP Kembali Gelar Aksi di Lingkaran Abepura

Agung Trihandono • Dipublikasikan Rabu, 21 Januari 2026 | 05:31 WIB
Ilustrasi. (Jawapos.com)
Ilustrasi. (Jawapos.com)

CEPOSONLINE.COM,JAYAPURA - Aliansi Solidaritas Mahasiswa Papua (SOMAP) Kota studi Jayapura akan kembali melakukan aksi di Lingkaran Abepura, Rabu, (21/1/2026).

 

  Penanggung jawab aksi, Ronuel Mirin, mengatakan bahwa aksi penyampaian pendapat di muka umum tersebut merupakan aksi damai sebagai bentuk sikap moral dan politik, terhadap situasi kemanusiaan di tanah papua .

 

"Aksi ini bertujuan untuk menyuarakan keprihatinan atas dampak investasi yang merampas hak masyarakat adat serta pendekatan keamanan yang melahirkan kekerasaan dan pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di tanah Papua," kata Ronuel.

 

Mereka menilai, kehadiran perusahaan justru mengancam masa depan masyarakat Papua. Karena itu, mahasiswa menegaskan sikap penolakan terhadap investasi yang dianggap hanya membawa kerugian sosial maupun lingkungan.

 

Selain itu, Ronuel mengatakan negara sengaja mengirim aparat militer untuk mengawal investasi di Papua untuk meloloskan investasi. Karena kondisi itu, para mahasiswa melihat, tidak ada surat izin dari masyarakat Papua selaku pemilik hak ulayat didalam investasi itu.

 

"Kami mendukung usaha masyarakat untuk menolak Proyek Strategis Negara (PSN) yang terus berkembang hingga saat ini," jelasnya dengan tegas.

 

Ia menjamin aksi mimbar bebas yang dilakukan oleh pihaknya ini tidak menganggu aktivitas masyarakat setempat. Dengan begitu pihaknya menyampaikan bahwa masyarakat tetap menjalankan aktivitas seperti biasa.

Adapun kegiatan aksi ini bertema "darurat militeristik dan investasi di seluruh wilayah papua". Yang akan dilaksanakan pada, Rabu (21/1) sekira pukul 08.00 hingga selesai di lingkaran Abepura, distrik Abepura. (*)

Editor : Agung Trihandono
Ceposonline.com kota jayapura DEMO