CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA – Jika menilik tentang sejarah Kota Jayapura, maka wilayah Argapura termasuk di dalamnya.
Pasalnya, Argapura merupakan bagian dari sejarah dan pembangunan Kota Jayapura.
Argapura terletak di wilayah perbukitan Distrik Jayapura Selatan.
Sejak masa peperangan hingga kini, banyak orang mengenal Argapura dengan nama Berg en Dal.
Namun, hanya sedikit yang tahu bahwa wilayah ini pernah dikenal dengan nama Bukit Kucing Kattenburg.
Lantas, apakah ini merujuk pada banyaknya kucing di wilayah tersebut?
Ketika tentara Sekutu pimpinan Jenderal Douglas MacArthur menduduki Hollandia (nama terdahulu Kota Jayapura) ditemui wilayah yang berbukit-bukit dan berlembah.
Berdasarkan kondisi geografisnya, daerah ini diberi nama Berg en Dal.
Berg en Dal berasal dari bahasa Belanda yang berarti “gunung dan lembah”.
Di wilayah ini kemudian dibangun penampungan-penampungan angkatan laut.
Masih termasuk dalam kawasan ini adalah signal-hill, lokasi yang tinggi di atas permukaan laut memungkinkan untuk menerima dan mengirim sinyal untuk keperluan telekomunikasi.
Penelusuran lewat jalan yang melalui Berg en Dal ini mengarah ke jalan Hamadi maupun Sancta Rosa Tasangkapura, jalan penghubung menuju Polimac (sekarang Polimak).
Terdapat Pastoran, Hotel 'Berg en Dal ' (Hotel Argapura), sejumlah bangunan-bangunan Zending, dan Gereja Advent di sepanjang Berg en Dal.
Baca Juga: Ternyata Usia Kloofkamp Lebih Tua dari Kota Jayapura, Berikut Sejarahnya
Kattenburg; Bukit Kucing
Meskipun terkenal dengan nama Berg en Dal, wilayah ini pernah dikenal pada tahun-tahun sekitar 1954 dengan nama Kattenburg.
Secara etimologi, Kattenburg berasal dari Cattenbergh pada 1645.
Kattenburg merupakan gabungan dari kata “kat" dan "berg”.
Dalam hal ini “kat” berarti “cat – kucing” dan “berg” bermakna “hill, elevated place – bukit, tempat tinggi”.
Demikian, intepretasi dari Kattenburg mengarah pada bentuk bukit yang melengkung dengan analogi seperti punggung kucing yang terletak di Hollandia.
Selain itu, Kattenburg juga bisa mengacu pada kawasan perumahan di Amsterdam Belanda.
Namun, bisa juga mengacu pada surname (fam; nama keluarga) seseorang yang berasal dari daerah tertentu.
Nama-nama keluarga yang mirip dengan Kattenburg antara lain Wattenberg, Katzenberg, Altenburg, Wittenburg, Guttenberg, and Kallenberg.
Argapura
Dengan bergantinya nama Hollandia menjadi Jayapura pada 1968, maka nama Berg en Dal juga berubah menjadi Argapura.
Tercatat ada tiga kali nama kota ini berubah.
Pertama, nama Hollandia berubah menjadi Kota Baru pada 31 Desember 1962.
Pada tahun 1963, nama Kota Baru diganti menjadi Soekarnopura.
Kemudian Presiden Soeharto mengganti nama Soekarnopura menjadi Jayapura pada tahun 1968.
Seiring dengan perubahan ini, banyak wilayah diberi nama yang berasal dari bahasa Jawa maupun Sanskerta.
Sebut saja Jayapura yang berasal dari bahasa Sanskerta; Jaya berarti Kemenangan dan Pura bermakna Kota, sehingga Jayapura artinya Kota Kemenangan.
Begitu pula Argapura yang merupakan kombinasi bahasa Jawa dan Sanskerta.
Secara etimologi, “Arga” berasal dari bahasa Jawa, yaitu "gunung tinggi".
Ini merupakan bentuk lain dari nama "Argo" dengan arti yang sama.
Dalam budaya Jawa, gunung dianggap sebagai simbol kekuatan, pertahanan, dan kemegahan.
Sedangkan “Pura” berasal dari Bahasa Sanskerta yang bermakna “kota”.
Demikian, Argapura bisa diartikan sebagai kota yang berada di daerah pegunungan.
Selain Argapura, adapula nama-nama wilayah lainnya seperti Abepura, Angkasapura, maupun Tasangkapura yang berasal dari bahasa Jawa dan Sanskerta. (*)
Sumber:
Sejarah Sosial Daerah Irian Jaya dari Hollandia ke Kotabaru 1910 - 1963
Editor : Gratianus Silas