Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Nyaris Tikam Warga, Oknum Mahasiswa Diamuk Massa

Administrator • Jumat, 7 September 2018 | 00:39 WIB
Photo
Photo

Pelaku Nyaris Menikam Pengendara Motor


JAYAPURA-Seorang pengendara motor bernama Imam (48) nyaris menjadi korban penikaman yang dilakukan oleh oknum mahasiswa berinisial CA (28).


Pelaku yang dalam keadaan mabuk menghentikan motor korban kemudian meminta rokok. Bukannya berterima kasih, setelah diberikan pelaku yang tinggal di Padang Bulan ini justru menarik pisau dan langsung menikam. Untungnya korban sigap dan berhasil menghindar meski tangannya harus menjadi korban.


Dari kronologis yang disampaikan Kapolsek Abepura, AKP. Dionisius Helan, SIK., kejadian ini terjadi Rabu (5/9) sekira pukul 12.00 WIT di jalan masuk menuju kampus Universitas Sains dan Teknologi Jayapura (USTJ) Padang Bulan.


Dikatakan, awalnya korban bersama saksi bernama Senen berboncengan masuk ke halaman kampus USTJ. Di tengah jalan keduanya dihadang tiga pemuda yang dalam pengaruh  minuman keras dan meminta rokok kepada keduanya. Karena tak ingin mencari masalah akhirnya korban bernama Imam memberikan rokok kepada salah satu pelaku.


Namun bukannya berterima kasih, salah satu pelaku berinisial CA justru mencabut pisau dapur dan langsung mencoba menusuk korban. Korban yang sempat melihat langsung menghindar dengan menangkis menggunakan tangan kanan hingga menyebabkan luka robek. Setelah itu pelaku langsung kabur.


Menurut Kapolsek dari perbuatannya ini salah satu pelaku yakni CA sempat diamuk massa karena gagal kabur. Untungnya ia bisa selamat dan langsung dibawa ke Polsek Abepura.


“Korban masih terluka tapi salah satu pelakunya sudah diamankan dan masih kami interogasi,” ungkap Dionisius Helan, Kamis (6/9).


Pelaku CA juga mengalami luka-luka di wajah dan mengeluarkan darah. “Dari pengakuan pelaku ini nantinya kami kembangkan untuk mencari tahu dua pelaku lainnya,” tambahnya.


Persoalan palak  memalak seperti ini di sekitar Kampus USTJ dikatakan bukan kali ini tetapi sudah sering sehingga warga diminta segera melapor jika ada yang meresahkan. (ade/nat)

Editor : Administrator