Kadistrik Towe Minta Calon Kepala Kampung dan Simpatisan Tetap Jaga Keamanan Kampung

Erianto Pasae • Dipublikasikan Selasa, 13 Oktober 2026 | 04:17 WIB
Kepala Distrik Towe, Idris Kaipman, saat memberikan keterangan kepada Cenderawasih Pos beberapa waktu lalu. (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)
Kepala Distrik Towe, Idris Kaipman, saat memberikan keterangan kepada Cenderawasih Pos beberapa waktu lalu. (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO)

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Jelang Pemilihan Kepala Kampung (Pilkam) Serentak se-Kabupaten Keerom pada November mendatang, Pemerintah Distrik Towe memperketat koordinasi guna memastikan pesta demokrasi tingkat kampung tersebut berjalan aman dan kondusif.

 

Dari total 10 kampung yang ada di Distrik Towe, sebanyak empat kampung dipastikan akan melaksanakan pemilihan tahun ini. Tiga kampung di antaranya yakni Kampung Niliti, Kampung Pris, dan Kampung Jember akan menggelar pemilihan secara langsung. Sementara itu, Kampung Terpones bakal melaksanakan mekanisme Pemilihan Antarwaktu (PAW).

 

Adapun enam kampung sisanya masih dipimpin oleh kepala kampung yang masa jabatannya masih aktif.

 

Kepala Distrik Towe, Idris Kaipman, menegaskan bahwa pihaknya telah menggelar rapat koordinasi bersama Polsek Web serta perwakilan dari empat kampung penyelenggara untuk mematangkan persiapan teknis maupun keamanan.

 

"Kami sudah rapat koordinasi terkait pelaksanaan pemilihan kepala kampung bersama Kapolsek Web dan perwakilan empat kampung. Kami semua telah sepakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban," ungkap Idris Kaipman kepada Cenderawasih Pos, Selasa (6/10/2026).

 

Dalam tahap pencalonan, Idris mengimbau para kandidat yang ingin maju agar memenuhi seluruh persyaratan administrasi yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara dan dinas terkait.

 

Ia juga menyoroti pentingnya kedewasaan berpolitik bagi para calon maupun simpatisan.

 

"Siapa pun yang maju harus siap menang dan siap kalah. Komitmen yang sudah disepakati dalam rapat harus dipegang teguh. Para calon dan pendukung tidak boleh ada yang saling adu fisik, sebaliknya, semua harus saling menjaga kampung halaman," tegasnya.

 

Sebagai informasi, dari total 91 kampung di Kabupaten Keerom, sebanyak 65 kampung akan memilih pemimpin baru.

Secara keseluruhan di tingkat kabupaten, 59 kampung akan menggelar pemilihan secara langsung oleh warga, sedangkan 6 kampung lainnya akan menempuh mekanisme PAW.

 

Dengan koordinasi yang kuat antara pemerintah distrik, aparat kepolisian, dan masyarakat lokal, Distrik Towe optimistis pesta demokrasi di tingkat kampung ini dapat berlangsung sukses, jujur, dan damai. (*)

Editor : Agung Trihandono
KEEROM