Nasional Bansos Derap Nusantara Dinamika Tembagapura Ekonomi Features Hiburan Kesehatan Opini Advertorial

Rakerda LP3K Keerom Fokus Siapkan Kontingen Pesparani dan Bentuk Pengurus Baru

Erianto Pasae • Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:48 WIB
Plt Sekda Keerom, Linus Pasarrang (kedua dari kanan) saat membuka Rakerda LP3K di Grande Hotel Arso II, Keerom, pada Kamis (9/7/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).
Plt Sekda Keerom, Linus Pasarrang (kedua dari kanan) saat membuka Rakerda LP3K di Grande Hotel Arso II, Keerom, pada Kamis (9/7/2026). (CEPOSONLINE.COM/ERIANTO).

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik (LP3K) Kabupaten Keerom menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) di Grande Hotel Arso II, Keerom, pada Kamis (9/7/2026).


Pertemuan ini difokuskan pada persiapan kontingen daerah menuju Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) tingkat Provinsi Papua serta penyegaran kepengurusan organisasi.


Bupati Keerom, Piter Gusbager, melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah (Sekda) Keerom, Linus Pasarrang, melayangkan apresiasi kepada LP3K yang secara konsisten terus membina dan melestarikan seni budaya liturgi Gereja Katolik di Negeri Tapal Batas.


Rakerda ini memiliki nilai yang sangat penting. Yakni, penetapan Surat Keputusan calon peserta paduan suara Kabupaten Keerom yang merupakan langkah awal dalam mempersiapkan kontingen terbaik yang akan mewakili daerah Kabupaten Keerom.


“Proses ini hendaknya dilaksanakan secara objektif, transparan, dan mengedepankan kualitas sehingga peserta yang ditetapkan benar-benar memiliki kemampuan, dedikasi, serta kesiapan untuk mengharumkan
nama Kabupaten Keerom,” ungkap Linus.


Linus juga menyebutkan Pesparani bukan semata-mata ajang perlombaan. Pesparani merupakan wadah pembinaan iman, pengembangan karakter, pelestarian seni budaya gerejani, sekaligus media untuk mempererat persaudaraan dan memperkuat nilai-nilai toleransi dalam kehidupan bermasyarakat.


“Oleh karena itu, saya mengajak seluruh pengurus LP3K, para pembina, pelatih, peserta, serta seluruh pihak yang terlibat agar terus bekerja sama, menjaga semangat persatuan, dan mengedepankan pelayanan yang tulus,” ucapnya.


“Keberhasilan yang akan kita raih nantinya bukan hanya menjadi kebanggaan umat Katolik, tetapi juga menjadi kebanggaan seluruh masyarakat Kabupaten Keerom,” sambungnya.


Selanjutnya, Rakerda ini juga membahas dan penetapan pengurus LP3K Kabupaten Keerom merupakan bagian
dari upaya memperkuat kelembagaan organisasi.


“Kepengurusan yang baru diharapkan mampu menghadirkan semangat baru, mempererat koordinasi, meningkatkan program pembinaan, serta membangun sinergi yang semakin baik dengan Pemkab Keerom, Gereja, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.


Ia juga menekankan jika sebuah organisasi harus senantiasa melakukan pembenahan, penguatan, dan penyesuaian agar tetap mampu menjawab tantangan zaman serta menjalankan tugas dan fungsinya secara efektif.


“Organisasi yang sehat adalah organisasi yang memiliki kepengurusan yang kuat, tata kelola yang baik, serta mampu membangun semangat kebersamaan dalam mencapai tujuan bersama,” tegasnya.


Linus juga menegaskan Pemkab Keerom terus memberikan dukungan terhadap setiap program pembinaan keagamaan yang bertujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperkuat karakter, dan membangun kehidupan masyarakat yang harmonis. (*)

Editor : Weny Firmansyah
#Arso #KEEROM #Piter Gusbager