Pemkab Keerom Tuntaskan Safari Ramadan

Erianto Pasae • Dipublikasikan Sabtu, 21 Maret 2026 | 00:00 WIB
Bupati Keerom, Piter Gusbager saat didampingi Wakil Bupati Daud saat menyerahkan bantuan kepada salah satu pengurus masjid di Keerom beberapa hari lalu. (CEPOSONLINE/ERIANTO)
Bupati Keerom, Piter Gusbager saat didampingi Wakil Bupati Daud saat menyerahkan bantuan kepada salah satu pengurus masjid di Keerom beberapa hari lalu. (CEPOSONLINE/ERIANTO)

CEPOSONLINE.COM, KEEROM - Pemerintah Kabupaten Keerom, menyelesaikan Safari Ramadan   pada hari terakhir, Selasa (17/3). Seluruh umat muslim di Kabupaten Keerom disambangi secara maraton oleh Bupati Keerom, Wakil Bupati Daud dan Sekda Noak Wassanggai.

Puluhan masjid dikunjungi, mulai dari Distrik Arso Barat hingga Distrik Senggi. Bupati Gusbager, Wakil Daud dan Sekda Noak menyerahkan bantuan dana kepada setiap masjid dan mushola.

Pada hari terakhir, Bupati Piter Gusbager yang diwakili oleh Sekda Noak Wassanggai melakukan safari Ramadan  di masjid Al Ittihad (Wulukubun) dan menyerahkan bantuan Bupati bagi 8 masjid baik yang ada di Skanto, Arso, Arso Timur bahkan Senggi, dengan nilai bantuan bervariasi antara 30-50 juta setiap masjid.

Pada kesempatan itu, Sekda menyampaikan bahwa Bupati Keerom dalam visi misinya yaitu terjadinya peningkatan spiritual umat khususnya melalui transformasi spiritual sesuai visi misi daerah.

Dia juga berharap agar pengurus masjid yang menerima bantuan tersebut dapat menggunakan dana bantuan tersebut dengan sebaik-baiknya untuk mendukung program masjid.  “Yang tentunya seiring dengan visi misi Bupati Keerom yaitu terjadi peningkatan kualitas iman umat atau masyarakat Keerom,” pungkasnya.

Sebelumnya, Bupati Gusbager mengatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Keerom terus konsisten dalam menjalankan safari Ramadan  meski dalam situasi keuangan daerah yang kurang baik.

"Kita bersyukur agenda ini bisa kita laksanakan. Di saat situasi di beberapa wilayah Indonesia mungkin sedang tidak terlalu bagus, kita di Keerom tetap bisa melaksanakan ini secara konsisten setiap tahun. Ini semua semata-mata karena anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa," ungkap Bupati Guasbager.

Sebagai wujud nyata kepedulian pemerintah, total anggaran yang dialokasikan khusus dalam Safari Ramadan  tahun ini sebesar Rp 2 miliar. Setiap masjid yang dikunjungi menerima bantuan dengan nilai bervariasi antara Rp40 juta hingga Rp70 juta.

Selain itu, Bupati Gusbager juga memberikan bantuan Rp 100 juta kepada beberapa masjid yang sedang dalam tahap pembangunan.

"Saya harap dana ini disalurkan kepada mereka yang benar-benar membutuhkan. Bulan Ramadan  mengajarkan kita bahwa selain berpuasa, inti utamanya adalah berbagi," tegasnya.

Bupati dua periode itu juga menyampaikan pesan mendalam, ia memimpikan Kabupaten Keerom menjadi barometer kerukunan umat beragama di Tanah Papua, di mana Islam hadir dengan wajah yang ramah, mencintai budaya lokal, dan harmonis dalam keberagaman.

"Pesan saya, umat Muslim di sini harus menjadi 'Muslim Keerom'. Artinya, Muslim yang kontekstual dan memiliki ciri khusus sehingga orang dari mana pun datang ke sini untuk belajar bagaimana Islam hidup berdampingan dalam keberagaman di Tanah Papua," ucapnya.

Bupati Gusbager menekankan pentingnya Islam yang kontekstual, Islam yang mencintai Kabupaten Keerom dan menjadi bagian tak terpisahkan dari pembangunan daerah.

Alumnus The University of Melbourne, Australia itu menegaskan bahwa komitmennya untuk membantu rumah ibadah tidak terbatas pada satu golongan saja. "Saya akan terus konsisten. Bukan hanya untuk umat Muslim, tapi juga untuk agama-agama lainnya di Keerom. Bisa membantu umat beragama adalah kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi saya sebagai pemimpin," pungkasnya. (eri/wen)

 

Editor : AdminDua
KEEROM Piter Gusbager