Perkuat Fondasi PAUD di Kota Jayapura, Ini yang Dilakukan Nerlince Wamuar Rollo

Mustakim Ali • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 10:50 WIB
Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo.(CEPOSONLINE.COM/MUSTAKIM ALI)
Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo.(CEPOSONLINE.COM/MUSTAKIM ALI)

CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA-Bunda PAUD Kota Jayapura, Nerlince Wamuar Rollo, terus memperkuat fondasi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kota Jayapura. 

 

Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah menggelar Workshop dan Pelatihan Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah dan Guru PAUD se-Kota Jayapura sebagai upaya meningkatkan kualitas tenaga pendidik sekaligus mendukung implementasi Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah.

 

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Asana Zip Jayapura, Kamis (30/7/2026), itu diikuti ratusan kepala sekolah dan guru PAUD dari seluruh Kota Jayapura. 

 

Workshop turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Jayapura, BPMP, BGTK Provinsi Papua, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, organisasi profesi, serta berbagai mitra pembangunan.

 

Nerlince Wamuar Rollo menegaskan bahwa pendidikan anak usia dini merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

 

Menurutnya, anak-anak usia dini merupakan generasi yang akan menentukan masa depan Kota Jayapura.

 

"Lebih dari 80 persen perkembangan otak anak terjadi pada usia dini. Pada masa inilah karakter, kemampuan berpikir, kemampuan berbahasa, kecerdasan sosial emosional, kreativitas, hingga kebiasaan belajar mulai terbentuk. Karena itu PAUD bukan sekadar tempat bermain, tetapi pondasi utama pembangunan sumber daya manusia," ujarnya.

 

Ia mengatakan, Pemerintah Kota Jayapura telah menunjukkan komitmen melalui kebijakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah, yang mewajibkan anak usia 5-6 tahun mengikuti pendidikan prasekolah sebelum masuk Sekolah Dasar.

 

Kebijakan tersebut diharapkan mampu memastikan seluruh anak memiliki kesiapan belajar yang optimal.

 

Menurut Nerlince, keberhasilan program tersebut membutuhkan kolaborasi semua pihak. Karena itu, ia mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), BPMP, BGTK, Bunda PAUD di tingkat distrik, kelurahan dan kampung, organisasi profesi, tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda hingga masyarakat untuk bersama-sama memperkuat layanan PAUD di Kota Jayapura.

 

Ia juga menekankan pentingnya peningkatan Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD melalui perluasan akses layanan pendidikan yang berkualitas, peningkatan kompetensi kepala sekolah dan guru, penguatan tata kelola satuan PAUD, serta peningkatan peran keluarga dalam pendidikan anak.

 

Kepada para guru, Bunda PAUD itu mengingatkan bahwa mereka bukan sekadar pendidik, tetapi pembentuk karakter generasi masa depan.

 

"Di tangan bapak dan ibu lahir anak-anak yang percaya diri, mandiri, kreatif, disiplin, peduli, dan memiliki semangat belajar sepanjang hayat. Mari jadikan setiap satuan PAUD sebagai tempat yang aman, nyaman, ramah anak, dan menyenangkan," katanya.

 

Melalui workshop tersebut, Bunda PAUD Kota Jayapura berharap lahir berbagai inovasi pembelajaran dan penguatan kapasitas pendidik sehingga kualitas layanan PAUD semakin baik.

 

Dengan demikian, Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah dapat berjalan optimal dan melahirkan generasi emas Kota Jayapura yang sehat, cerdas, berkarakter, serta berdaya saing.(*)

Editor : Elfira Halifa
Nerlince Wamuar Rollo papua Ceposonline.com Jayapura paud