CEPOSONLINE.COM. JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melalui tim gabungan atau garnisun memastikan akan terus memperketat pengawasan terhadap aktivitas di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) yang selama ini menjadi titik kemacetan akibat antrean kendaraan pembeli BBM.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru mengatakan, pengawasan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menertibkan distribusi BBM bersubsidi sekaligus mencegah praktik-praktik yang merugikan masyarakat.
Dari hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan tim gabungan beberapa hari lalu, petugas berhasil menjaring sembilan kendaraan yang diduga menggunakan lebih dari satu plat nomor kendaraan untuk memperoleh BBM secara berulang.
"Ditemukan sembilan kendaraan yang terindikasi menggunakan plat nomor ganda. Modus seperti ini diduga digunakan untuk membeli BBM berkali-kali sehingga berpotensi mengganggu distribusi kepada masyarakat yang berhak," kata Rustan Saru.
Menurutnya, kendaraan yang ditemukan dalam operasi tersebut akan diserahkan kepada pihak kepolisian guna menjalani proses hukum dan penyelidikan lebih lanjut.
"Pemerintah Kota Jayapura bersama tim gabungan akan terus melakukan pengawasan. Kendaraan yang ditemukan melanggar akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.
Terkait dugaan kemungkinan adanya keterlibatan pihak SPBU dalam praktik tersebut, Rustan menegaskan bahwa hal itu menjadi kewenangan aparat kepolisian untuk melakukan pendalaman dan pembuktian.
"Kami tidak ingin berspekulasi. Apakah praktik ini murni dilakukan oleh oknum dari luar atau ada keterlibatan pihak dalam SPBU, itu menjadi ranah kepolisian untuk mengusut secara tuntas. Jika memang ditemukan adanya keterlibatan oknum tertentu, tentu harus diproses sesuai hukum yang berlaku," ujarnya.
Ia menambahkan, pengawasan terhadap SPBU akan terus dilakukan secara berkala guna memastikan distribusi BBM berjalan tertib, mengurangi antrean panjang yang selama ini memicu kemacetan, serta mencegah terjadinya penimbunan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi.
Pemkot Jayapura berharap upaya penertiban tersebut dapat memberikan efek jera bagi para pelaku dan menjamin ketersediaan BBM bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan.(*)
Editor : Lucky Ireeuw