CEPOSONLINE.COM, JAYAPURA- Wali Kota Abisai Rollo memberi peringatan keras kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Jayapura agar meningkatkan kinerja dan percepatan pelaksanaan program pembangunan.
Peringatan itu disampaikan saat monitoring meja semester pertama program dan pembangunan Kota Jayapura Tahun 2026, Rabu (6/5/2026), yang dipimpin bersama Wakil Wali Kota Rustan Saru.
Dalam evaluasi tersebut, Abisai menyoroti masih rendahnya progres sejumlah OPD.
Bahkan, sebagian besar capaian program dan kegiatan fisik mereka masih berada di kisaran 25 persen, dan ada beberapa OPD yang realisasinya masih di bawah angka tersebut.
"Jadi, dari 60 OPD itu ada sekitar 23 OPD yang realisasi fisik dan keuangan mereka dibawah 25 persen. Capaian berdasarkan laporan laporan masing-masing OPD melalui aplikasi SIREFKA sampai tanggal 20 April 2026,"terangnya.
Menurut Abisai Rollo, setiap pimpinan OPD harus bertanggung jawab penuh terhadap seluruh program dan kegiatan yang telah direncanakan.
Monitoring ini, kata dia, menjadi bagian dari kontrol untuk memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai target.
Ia menargetkan pada semester kedua nanti progres seluruh program pembangunan sudah bisa mencapai minimal 80 persen, sehingga target pembangunan daerah dapat terealisasi dengan baik.
“Kalau memang sudah merasa capek atau tidak mampu menjalankan tugas di OPD, silakan laporkan. Nanti kita ganti dengan orang-orang yang rajin bekerja dan punya semangat untuk membangun,”tegas pria yang disapa ABR ini.
ABR menekankan bahwa, semangat kerja menjadi kunci utama dalam menjalankan roda pemerintahan.
Baginya pimpinan OPD harus menunjukkan komitmen dan etos kerja tinggi agar pelayanan kepada masyarakat dan program pembangunan dapat berjalan maksimal.
“Kalau semangat kerja masih di bawah 25 persen, tentu kita tidak mau. Pemerintah butuh orang-orang yang benar-benar bekerja, bukan hanya menjalankan rutinitas,” ujarnya.
Ia berharap seluruh pimpinan OPD menjadikan hasil monitoring semester pertama ini sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kinerja, mempercepat pelaksanaan kegiatan, dan memastikan seluruh program berjalan efektif hingga akhir tahun 2026.
"Saya berharap ada progres bagus atas capain semua OPD di triwulan ke-2 nanti. Baik itu realisasi keuangan dan fisik pembangunannya,"pungkas ABR. (*).
Editor : Yohanes Palen